Page 28 - Kepemimpinan Transformasional Pada Pelayanan Kesehatan Primer
P. 28

2.  Dampak     Melampaui     Ekspektasi:     Bass
                        mengemukakan  bahwa  melalui  pengaruh
                        transformasional,  staf  akan  terdorong  untuk
                        memberikan  upaya  ekstra  yang  melampaui
                        standar kerja minimal.

                     3.  Pengukuran  Empiris:  Bass  memperkenalkan
                        dimensi-dimensi  yang  nantinya  menjadi  dasar
                        dari  Multifactor  Leadership  Questionnaire
                        (MLQ),  instrumen  yang  hingga  kini  digunakan
                        untuk  mengevaluasi  efektivitas  kepemimpinan
                        secara objektif.

               D.  Evolusi         Menjadi         Full       Range

                    Leadership Model (FRLM)

                    Pada dekade 1990-an, kolaborasi antara Bass dan
                    Avolio  (1994)  menghasilkan  kerangka  kerja  yang
                    lebih  komprehensif,  yakni  Full  Range  Leadership
                    Model  (FRLM).  Model  ini  sangat  penting  bagi
                    manajer  kesehatan  karena  menjelaskan  bahwa
                    kepemimpinan  bukanlah  satu  gaya  tunggal,
                    melainkan sebuah spektrum:
                     1.  Laissez-Faire  (Non-Leadership):  Sikap  pasif
                        atau pembiaran. Dalam konteks Puskesmas, ini
                        terjadi jika pemimpin tidak memberikan arahan
                        jelas  atau  acuh  terhadap  kendala  staf  di
                        lapangan. Ini adalah gaya yang paling merusak.

                     2.  Transactional     Leadership:      Mencakup
                        Management  by  Exception  (pemimpin  hanya
                        campur  tangan  jika  ada  kesalahan)  dan

                                                                    25
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33