Page 30 - Kepemimpinan Transformasional Pada Pelayanan Kesehatan Primer
P. 30
1. Keterbatasan Otonomi: Pemimpin dibatasi
oleh regulasi anggaran negara yang sangat
kaku.
2. Multikulturalisme Tim: Perpaduan antara staf
medis senior, tenaga kontrak muda, dan kader
masyarakat dengan latar belakang beragam.
Penelitian terkini (Wong et al., 2013) menegaskan
bahwa KT di layanan kesehatan primer harus
mampu beradaptasi dengan budaya lokal dan norma
birokrasi. Pemimpin transformasional di Puskesmas
dituntut untuk menjadi "jembatan" antara kebijakan
kaku dari pemerintah pusat dengan realitas cair di
masyarakat. Transformabilitas KT ke layanan primer
kini bukan lagi sekadar soal gaya pribadi, melainkan
soal bagaimana pemimpin membangun budaya
pembelajaran organisasi di tengah segala
keterbatasan.
Sebagai seorang pemimpin di layanan
primer, tanyakan pada diri Anda: "Apakah
selama ini saya memimpin hanya melalui
pertukaran (transaksional) seperti
memberikan hukuman saat laporan
terlambat atau saya sudah mulai
menyentuh nilai-nilai pengabdian staf saya
untuk menciptakan perubahan yang nyata
bagi kesehatan Masyarakat
27

