Page 177 - Portofolio_Fajar Rachman 2024-2026
P. 177
(4) Landasan kebijakan pemerintah terkait pengembangan
profesionalitas guru dan program sosial madrasah.
3.5 Populasi dan Sampel (Informan Penelitian)
Penentuan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu
memilih informan secara sengaja sesuai kebutuhan data. Adapun
informan utama yang ditetapkan adalah sebagai berikut:
a) Informan penelitian
(1) Kepala madrasah (1 orang)
Sebagai aktor kunci supervisi berbasis Wakaf dan hibah.
(2) Guru (5 orang)
Dipilih berdasarkan keterlibatan aktif dalam program sosial
madrasah.
(3) Pengurus program sosial madrasah (3 orang)
Pihak yang mengelola kegiatan sosial berbasis kontribusi non-
finansial guru.
(4) Peserta didik (7 orang)
Dipilih secara representatif sebagai penerima manfaat program
sosial madrasah.
b) Kriteria Informan
(1) Memiliki keterlibatan langsung dalam supervisi atau program
sosial madrasah.
(2) Bersedia diwawancarai dan memberikan data yang relevan.
(3) Dianggap mampu memberikan informasi mendalam sesuai fokus
penelitian.
3.6 Teknik Triangulasi Data
Menurut Miles & Huberman (1994) serta Sugiyono (2017),
triangulasi merupakan teknik pemeriksaan data yang memanfaatkan
sesuatu di luar data itu sendiri untuk keperluan pengecekan atau
pembanding terhadap data tersebut.
a) Triangulasi Sumber
Membandingkan informasi yang diperoleh dari berbagai informan,
seperti kepala madrasah, guru, pengurus program sosial, dan peserta
didik. Tujuan untuk menguji konsistensi data.
b) Triangulasi Metode
Menggabungkan hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi
terhadap fenomena yang sama. Tujuan untuk memperkuat temuan
dengan melihat kesamaan hasil dari berbagai metode pengumpulan
data.
c) Triangulasi Waktu
Mengumpulkan data pada waktu yang berbeda (awal, pertengahan,
dan akhir penelitian) untuk melihat konsistensi informasi. Tujuan untuk
mengetahui perubahan persepsi atau dinamika pelaksanaan supervisi
berbasis Wakaf dan hibah sepanjang periode penelitian.
10

