Page 4 - KLIPINGBELMAWA14042019(SORE)
P. 4
peserta. Kelompok ujian sosial-humaniora (soshum) diikuti sebanyak 17.695 peserta. "Tidak ada lagi kelompok campuran seperti seleksi mahasiswa tahun lalu,'' tegas Wisnu Widjanarko.
Dari keseluruhan peserta tersebut, dia mencatat sebanyak 12.195 atau 35,09 persen yang mendaftar sebagai peserta program Bidik Misi.
Untuk melaksanakan ujian tersebut, Pusat UTBK Unsoed menyiapkan 15 lokasi pelaksanaan ujian. Dari jumlah tersebut, yang tersebar di kampus Unsoed sebanyak enam lokasi. Adapun lokasi mitra yang terletak di sekolah SMA/SMK/MA di Purwokerto yakni sebanyak 9 lokasi.
Wisnu mengungkapkan, sistem seleksi penerimaan mahasiswa tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, khususnya dalam hal penyelenggaraan SBMTPN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri).
Dalam proses SBMPTN tahun sebelumnya, ujian dilaksanakan bersamaan oleh seluruh PTN di Indonesia dengan dengan menggunakan kertas ujian. Saat mendaftar SBMPTN, calon mahasiswa juga langsung memilih program studi di universitas yang diminati.
Namun, dalam proses penerimaan mahasiswa baru tahun ini, Wisnu menyebutkan, sebelum mengikuti SBMPTN, calon mahasiswa wajib mengikuti UTBK. Untuk mengikuti UTBK, calon mahasiswa juga belum mencantumkan program studi di PTN yang diminati.
"Hasil UTBK ini yang menjadi persyaratan untuk mengikuti SBMPTN. Dalam SBMPTN tersebut, calon mahasiswa wajib mencantumkan data nilai yang diperoleh dalam UTBK, dan juga program studi di PTN yang diminati," jelasnya.
Untuk itu, dari data peserta UTBK yang dilaksanakan selama periode ini, Wisnu mengaku belum mengetahui berapa jumlah calon mahasiswa yang akan mendaftar sebagai mahasiswa prodi di Unsoed. ''Peserta UTBK kan belum mengisi data pilihan prodinya,'' katanya.
Mengenai teknis penyelenggaraan SBMPTN, Wisnu mengaku belum mendapat

