Page 304 - Buku Paket Kelas 8 PJOK
P. 304

              4. Rambu Perintah.
Rambu ini untuk ememrintahkan penggunaan dan pergerakan lalu lintas tertentu. Misalnya:
a) Rambu perintah memasuki lajur yang ditunjuk.
b) Rambu batas minimum kecepatan.
c) Rambu perintah bagi jenis kendaraan tertentu untuk melalui lajur dan/atau jalur tertentu.
          11213145 17
G. Pengertian Markah Jalan 1 6 1 8
5. Berhenti 2 1. Wajib membelok ke kiri
6. MBerairjaklanh jalan (tidak baku: mark2.aWajaiblamnem)bealodkakleakhanasnuatu tanda yang berada di
7. Wajib membelok ke kiri 3. Wajib lurus
permukaan jalan atau di atas permukaan jalan yang meliputi peralatan atau tanda
8. Wajib membelok ke kanan 4. Wajib mengitari bundaran
yang membentuk garis membujur, garis melintang, garis serong serta lambang lainnya yang berfungsi untuk mengarahkan arus lalu lintas dan membatasi daerah kepentingan lalu lintas.
1. Markah membujur
Markah membujur adalah tanda yang sejajar dengan sumbu jalan.Marka membujur yang dihubungkan dengan garis melintang yang dipergunakan untuk membatasi ruang parkir pada jalur lalu lintas kendaraan, tidak dianggap sebagai markah jalan membujur.
Markah putus-putus Markah putus-putus menjelang Marka utuh dan utuh
Markah melintang adalah tanda yang tegak lurus terhadap sumbu jalan, seperti pada garis henti di Zebra cross atau di persimpangan
    Markah putus-putus Markah utuh
2. Markah melintang
      Garis jalan 2 arah henti pada persimpangan
Garis henti pada persimpangan jalan 1 arah
Garis henti pada persimpangan jalan 1 arah dengan 3 lajur
Garis henti padapenyebranganoran g(zebra cross)
  294
Kelas VIII SMP/MTs
        









































































   302   303   304   305   306