Page 31 - e-Infotory Book
P. 31
Peranan Syekh Hasan Besari Dalam
Bidang Keagamaan
Menurut Poernomo (1985), Syekh Hasan Besari
menerapkan hukum Islam di Tegalsari yang
membuat desa tersebut menjadi aman dan tentram,
hal ini disoroti oleh desa-desa sekitarnya sehingga
mereka juga menerapkan hukum Islam yang sama
di desanya. Pada saat itu ketika terjadi kesulitan
dan masalah baik dalam hukum Islam maupun
hukum adat masyarakat desa lain berkunjung ke
Tegalsari untuk mengadukan permasalahannya
kepada Syekh Hasan Besari.
Kegiatan yang diwariskan oleh Syekh Hasan
Besari hingga saat ini masih rutin dilakukan
yaitu pembacaan sholawat Zamzanen.
Sholawat ini pada mulanya dibaca ketika
Syekh Hasan Besari berada di keraton
Surakarta. Merdunya suara Syekh Hasan Besari
pada akhirnya menarik hati Bra.Murtosiyah
yang kemudian dinikahi oleh Syekh Hasan
Besari dan dibawa pulang ke Tegalsari
(Daryono, 2006:232). Sholawat Zamzamen ini
berbeda pada sholawat umumnya, sholawat ini
merupakan ijazah qouli yang artinya sebuah
sholawat yang boleh dihafalkan tapi tidak
boleh ditulis. Sehingga sampai saat ini tidak
ada teks tertulis tentang sholawat Zamzamen
ini.
24
Peranan Syekh Hasan Besari Dalam Penyebaran Agama
Islam Di Ponorogo

