Page 53 - BUKU 25 MODUS KECURANGAN DALAM PBDJ
P. 53

BAB III
                                                            PERENCANAAN


             Ir. Gatot: “Bos saya dan Koh Afung sudah rundingan beberapa waktu
             yang lalu, dari pengalaman dan pengetahuan Koh Afung, pada saat
             Pemaketan termasuk penting yaitu pengaruh kepada siapa yang akan
             menang tender kalau dilakukan tender nantinya, jadi pemaketan perlu
             bantuan Bos nih karena masuk wewenang Kuasa Pengguna Anggaran,”

             Dr. Hadi: “Heemmm, trus maksudnya bagaimana?”
             Ir. Gatot: “Koh Afung silahkan jelasin ke Pak Hadi, supaya beliau lebih
             jelas”
             Koh Afung: ”Maah Pak Hadi, saya sudah lama bermain atau menjadi
             kontraktor di  Kantor  Bapak,  jadi  saya  hafal  banget siapa-siapa  yang
             biasanya akan ikut tender bila ada pekerjaan di   ekantor Bapak, sebagian
             kecil nanti memang pemain baru yang mo coba-coba main di kantor
             Bapak”

             Sambil meminum jus yang baru datang, Dr. Hadi berkata:“Ok, trus..?”
             Koh Afung: “Kalau kontrak komputer penyedianya kan banyak ya, maaf
             kalau ditender agak susah jagain supaya perusahaan grup atau yang
             kita pegang bendera akan menang, karena  nanti  yang ikut banyak
             sekali, sayang  kan kita sudah berhasil mengalokasikan dana jauh di
             atas  pasar  eh  yang menang  perusahaan  lain,  bisa-bisa  jadi  proyek
             tengkyu Pak, maaf ya Pak”
             Dr. Hadi: “Maksudnya apa proyek tengkyu? ”

             Ir. Gatot: “Izin Bos maksudnya habis dia menang tender dibayar lunas,
             trus  cuma ucapin terima kasih aja ke Bos dan saya, ga ada fee, begitu
             Bos maksud Koh Afung”

             Dr. Hadi: ”O, ok, trus?”
             Akhirnya Koh  Afung menjelaskan panjang lebar agar untuk kontrak
             Komputer dipecah jadi 5 paket pekerjaan yang nilainya dibawah Rp200
             juta setiap kontraknya, supaya bisa dilakukan Penunjukan Langsung (PL)
             tanpa tender dengan alasan akan diserahkan kepada 5 Sekolah Dasar.
             Selain  itu  untuk  menjawab  andai  ada  yang  bertanya,  kenapa  tidak
             beli di E. katalog, nanti akan dicari alasan teknis dengan memasukan
             program  software  khusus, yang akan segera dibuat minimal 3 bulan
             buatnya, jadi kalau ada perusahaan lain yang akan ikut,  tidak  akan
             sempat membuat software-nya, karena harus pakai software ini akan

                                                                       47
                                  INSPEKTORAT SETJEN DPR RI
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58