Page 79 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 79

Susanto Polamolo
            Elnino M. Husein Mohi
            PERDEBATAN PASAL 33
            DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945

                        Pengertian  atau   berdasar  atas   asas
                  kekeluargaan perlu dipertahankan karena justru
                  di dalam asas kekeluargaan terkandung satu nilai
                  yang sangat mendalam, yaitu cinta kasih yang justru
                  merupakan  kerelaan  setiap warga  negara demi
                  kepentingan orang lain.
                        Ayat (2), tetap.
                        Ayat (3), disempurnakan dengan tambahan
                  kata-kata udara sehingga selengkapnya berbunyi:
                        “Bumi, air, dan udara serta kekayaan alam
                  yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara
                  dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran
                  rakyat”.
                        Pengertian dikuasai oleh negara ini tetap
                  penting karena bukan dikuasai oleh pemerintah.
                  Oleh karena itu untuk mempertegas ini, pada Pasal
                  berikutnya kami usulkan Pasal baru:
                        Ayat (1):
                        “Sumber kekayaan alam dan keuangan negara
                  dikelola dengan  permufakatan  lembaga  perwakilan
                  rakyat”.
                        Ayat (2):
                        “Perekomian daerah dikembangkan secara
                  serasi dan seimbang antar daerah dalam satu
                  kesatuan perekonomian nasional”.
                        Ayat (3):
                        “Koperasi dan usaha ekonomi rakyat lainnya
                  dikembangkan secara adil, setara dan ramah pasar”.
                        Pasal berikutnya di dalam Bab ini:
                        Ayat (1):
                        “Fakir miskin, anak terlantar dan penyandang



                                       18
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84