Page 21 - E-MODUL KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK.
P. 21
Ekosistem Pantai Batu
Ekosistem yang mempunyai
banyak bongkahan batu yang
besar maupun kecil. Banyak
flora dan fauna yang bisa
hidup pada ekosistem ini
seperti: ganggang coklat,
kepiting, kerang, siput dan
juga beberapa jenis burung
Gambar 1.8 Ekosistem Pantai Batu
Sumber: https://rri.co.id (Widodo et al., 2021).
2) Ekosistem Daratan (Terresterial)
Ekosistem darat merupakan ekosistem yang lingkungan
fisiknya berupa daratan. Ekosistem wilayah darat (terrestrial)
ditentukan oleh keadaan iklim, curah hujan, letak geografis dan
garis lintang (Begon et., 2006). Berdasarkan karakteristiknya
ekosistem darat dibedakan menjadi 7 :
Ekosistem Hutan Hujan Tropis
Ekosistem hutan tropis
memiliki tingkat biodiversitas
tumbuhan dan hewan yang
tinggi. Ekosistem ini dapat
ditemukan sungai Amazone,
Amerika Tengah, Papua
Gambar 1.9 Hutan Hujan Tropis
Sumber: https://amf.or.id Nugini (Zid & Hardi, 2018)
Ekosistem hujan tropis memiliki curah hujan relatif tinggi
setiap tahunnya yakni berkisar antara 200–225 cm/tahun.
Intensitas sinar matahari sepanjang tahun, dan perubahan
suhu relatif kecil setiap bulannya (Subagiyo et al., 2019).
Tumbuhan khasnya adalah epifit (paku sarang burung dan
anggrek) dan liana (rotan). Hewan khasnya yaitu babi hutan,
burung hantu, kucing hutan dan macan tutul.
4 8

