Page 72 - E-MODUL KEANEKARAGAMAN HAYATI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK.
P. 72

Di sekujur tubuhnya juga terdapat luka lebam terutama bagian kedua tangan
             serta luka sayatan terbuka di beberapa bagian. Detail luka-lukanya antara lain:

             1. Tangan kanan dengan lebar luka 10 cm, tepi luka rata.
             2. Tangan kiri luka di bagian jari-jari dengan lebar luka 2-3 cm, tepi luka rata.
             3. Kaki kanan luka terbuka di bagian paha atas dengan lebar luka 10 cm, luka

             terlihat seperti luka sayatan benda tajam.
             4. Telapak kaki kanan luka terbuka, yang mengakibatkan kerusakan di bagian

             tendon, dengan lebar luka 5 cm namun luka cukup dalam
             5.  Kaki  kiri  luka  selebar  4  cm  dengan  kedalaman  1  cm  di  daerah  ruas  jari

             telunjuk.
             6.  Luka  di  bagian  bahu  kiri  dengan  lebar  luka  1  cm,  namun  cukup  dalam

             (dengan kedalaman lebih dari 10 cm mengenai tulang).
                         "Hasil  pemeriksaan  dengan  X-ray,  ditemukan  peluru  senapan  angin
             sebanyak 74 butir yang tersebar di seluruh badan,patah tulang Clavicula kiriter

             buka, dalam artian tulang mencuat keluar dari kulit. Selain itu juga tulang pelvis
             kiri retak dengan keretakan kurang lebih 2 cm," jelas Sapto.

             Petugas BKSDA datang dan memantau keberadan orang utan. Setelah dilakukan
             pencarian,  Hope  ditemukan  di  atas  pohon  nangka  serta  sarang  dan  bekas

             makanan seperti pelepah daun sawit dan daun kelapa.
                       "Orang utan terisolasi di kebun sawit milik seorang warga. Menurut

             warga  setempat  orangutan  tersebut  dalam  kondisi  kurang  sehat  bahkan
             pengakuan anak-anak sekitar areal kejadian orang utan tersebut sudah terkena
             alat  dodos  kelapa  sawit  bahkan  anak  orang  utan  tersebut  sempat  diambil  dari

             induknya," ungkap Sapto.
                               Proses  evakuasi  akhirnya  dilakukan  tim  BKSDA  pada  Senin  (11/3)

             kemarin. Tim dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan.
             Setelah mengetahui posisi dan kondisi satwa tersebut, tim BKSDA bersama OIC

             dan WCS melakukan upaya evakuasi.
             "OU kemudian dibawa ke pusat rehabilitasi Sibolangit di Sumatera Utara. Tapi

             bayinya tidak dapat diselamatkan," jelas Sapto.


             Sumber:      https://news.detik.com/berita/d-4465364/kisah-tragis-orang-utan-hope-bayinya-
             mati-tubuhnya-diberondong-74-peluru








                                                           59
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77