Page 12 - MAJALAH 198
P. 12
LAPORAN UTAMA
PTM Perlu Ditinjau Ulang
Terhitung sejak awal tahun 2020 hingga saat ini, Indonesia masih diliputi pandemi Covid-19.
Aktivitas rakyat Indonesia pun nyaris lumpuh, termasuk dalam hal pendidikan. Bertahan dengan
opsi yang tersedia jadi harapan melawan pandemi. Bukan berarti opsi yang tersedia adalah opsi
terbaik. Memilih di antara pilihan yang pelik, satu di antaranya adalah kebijakan Pembelajaran Tatap
Muka (PTM).
PER Juli 2021, Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem untuk melaksanakan Pembelajaran
pemerintah akan Anwar Makarim secara daring Tatap Muka. Kondisi saat ini tidak
melaksanakan pada tanggal 30 Maret 2021 lalu. memungkinkan,” jelas Syaiful
kebijakan Terlepas adanya tren lonjakan kasus Huda. Di sisi lain, ia ingin agar
Sekolah Covid-19, dirinya menegaskan PTM Kemendikbudristek beserta
Tatap Muka ini akan diterapkan terbatas dengan pemerintah daerah terus meningkatkan
berdasarkan menyesuaikan kategori zona risiko pelaksanaan vaksinasi di kalangan
keputusan Surat Covid-19 di masing-masing daerah guru dan tenaga pendidik yang sampai
Keputusan Indonesia. saat ini dinilai masih jauh dari target.
Bersama (SKB) 4 Menteri yaitu Menteri Menanggapi kebijakan tersebut, Perlu diketahui, salah satu syarat
Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda terselenggaranya PTM pada bulan
Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, meminta agar pelaksanaan PTM Juli ini adalah setiap guru dan tenaga
dan Menteri Agama. ditunda baik di Pulau Jawa pendidik wajib melakukan vaksinasi.
Di dalam SKB telah maupun daerah zona merah Namun berdasarkan informasi yang
terlampir panduan di luar pulau Jawa. diterima, vaksinasi guru dan tenaga
penyelenggaraan Ia memperhatikan pendidik baru mencapai 48, 59 persen
pembelajaran di masa lonjakan kasus dari total 5, 6 juta. Jika target tersebut
pandemi Covid-19. Covid-19 yang tidak tercapai, maka akan membawa
Walapun begitu, signifikan ini dapat konsekuensi yang cukup berat.
terjadi perdebatan membawa bencana Politisi Fraksi Partai PKB
pasca kebijakan bagi keselamatan menyayangkan sikap Kemendikbud
tersebut murid, guru, tenaga Ristek yang lebih fokus pada kegiatan
diumumkan pendidik, dan keluarga. sosialisasi dibandingkan mengejar
oleh “Seluruh daerah pencapaian target dan syarat
Menteri Jawa dan zona merah pelaksanaan PTM terbatas. Padahal,
di luar pulau Jawa, kegiatan PTM ini perlu dipersiapkan
jangan dipaksakan dengan matang. Jika hanya
mengandalkan sosialisasi, menurut
Syaiful, PTM hanya harapan belaka.
Ketua Komisi X DPR RI
Syaiful Huda. Foto: Tim/nvl “Jadi, ini melenceng dari target
sebenarnya. Imbauan Kemendikbud
Ristek untuk kekeuh PTM
itu enggak relevan. Saya kira, apakah
tetap terjadi PTM secara masif dan
serentak? Jawabannya hampir pasti
tidak.” Terangnya. Kekhawatiran
munculnya kluster besar yang berasal
dari sekolah menjadi perhatian khusus
Komisi X DPR RI.
12 PARLEMENTARIA EDISI 198 TH. 2021

