Page 74 - MAJALAH 88
P. 74

Mobil Dinas yang digunakan oleh Ketua DPR RI Marzuki Alie saat parkir di depan warung sate sederhana Pak Ahmad di Tegal, Jawa Tengah
            tua  DPR,  saat  perjalanan  memasuki   yang  mulai  terkantuk-kantuk  pagi   Anggota  rombongan  Ketua  DPR
            Kota Tegal pukul 01.00 WIB dinihari.   dinihari itu tersentak kaget. Bagaima-  juga  segera  menambahkan,”  Hehe..
            Rombongan  yang  terdiri  dari  3  mo-  na tidak, didepan warungnya berhenti   ngantuk  Pak  ya,  ini  Pak  Marzuki  Ali,
            bil dikawal 1 mobil foreder kepolisian   mobil sedan dengan nomer plat polisi   ketua DPR.”
            membelah  jalanan  kota  Tegal  yang   RI 6.                            Kunjungan  mendadak  rombon-
            mulai  sepi.  Mendadak  mobil  yang   Begitu Pak Marzuki dan pengawal-  gan  Ketua  DPR  pukul  01.00  dinihari
            membawa  Marzuki  terlihat  menepi   nya  memasuki  warung  tersebut,  Ah-  itu  membuat  Ahmad  dan  karyawan-
            kepinggir dan berhenti di depan  se-  mad dengan wajah masih menyisakan   nya kelabakan. Ia segera menyiapkan
            buah Warung Sate.                 kantuk  segera  menyambut  dengan   seluruh  karyawan  yang  sebagian  su-
               Begitu  mendadaknya  mobil  yang   senyum  lebar:  “Wah,  Pak  Menteri   dah terkantuk-kantuk untuk melayani
            dinaiki  Ketua  DPR  berhenti,  sampai-  ya………………..,” sapanya.       rombongan tamu dinihari itu.
            sampai  iringan  dibelakang  terkejut,   Ketua  DPR  terlihat  tersenyum   Sambil  mengipas  satenya  Ahmad
            mobil  foreder  kepolisianpun  yang   mendapat  sambutan  polos  Ahmad   bercerita, “Nggak nyangka pagi-pagi
            berada  di  depan  bablas,  meninggal-  pemilik warung sate :” Oh…….. bukan   begini  dapat  tamu  penting  hehe...
            kan  rombongan.  Dalam  benak  me-  Pak, saya bukan menteri, saya Ketua   Warung saya memang pernah dikun-
            reka pasti timbul pertanyaan “ kenapa     DPR,” jawabnya.            jungi artis, Syahrini, Ray Sahetapi. Ka-
            tiba-tiba berhenti?”                 Ahmad  tersipu  malu,  sadar  te-  lau pejabat.. yang lewat pakai foreder
               Rombongan  yang  mengikuti  iri-  bakannya  salah.  Sambil  menggosok   di  depan  warung  sering.  Tapi  yang
            ngan  tersebut  tidak  menyangka  Pak   matanya  ia  kembali  bicara  :”  Wah   berhenti  makan  baru  ini,  Pak  Mar-
            Marzuki akan singgah di Warung Sate   maaf pak…….. iya ya saya sering meli-  juki,”  katanya  dengan  logat  Tegal
            sederhana.  Ahmad  pemilik  warung   hat bapak di televisi,” katanya lagi.  yang kental. (tt/iky)





                                                                                                               7

  74                                                                          | PARLEMENTARIA  |  Edisi 88 TH. XLII, 2011 | 7
                                                                                        ARIA |
                                                                                                   TH. XLII, 201 |
                                                                              |
  74 | PARLEMENTARIA |  Edisi 88 TH. XLII, 2011 || PARLEMENTARIA |  Edisi 88 TH. XLII, 2011 |
                                                                              P
                                                                                                             1

                                                                               ARLEMENT
                                                                                             Edisi 88
   69   70   71   72   73   74   75