Page 96 - Stabilitas Edisi 187 Tahun 2022
P. 96

KOLOM

                                        Syarif Fadilah
                                        Pemimpin Redaksi Majalah STABILITAS






                                                                               tambahan bahwa persyaratan bagi
               Mencari Celah                                                   perusahaan yang ingin menerima gas
                                                                               Rusia adalah pembeli harus membuka
                                                                               rekening khusus di Gazprombank. Ini
                                                                               akan memungkinkan mata uang asing
                                                                               dikonversi ke rubel dan membuat
                                                                               mata uang itu makin menguat. Hal itu
                         unia harus diakui sedang                              justru terjadi di saat Uni Eropa sedang
                         benar-benar berubah.                                  mempertimbangkan embargo energi
                         Pernyataan itu bukan                                  Rusia, dan mengatakan ingin mengurangi
               Dungkapan yang artinya                                          ketergantungannya pada negara itu
               kita pahami satu dekade lalu. Saat ini                          untuk impor.
               perubahan benar-benar sangat terasa                                Uniknya lagi, upaya Eropa di bawah
               dan sangat cepat. Pandemi Covid-19,                             kendali AS yang ingin memutus ekonomi
               memang menjadi tokoh utama di samping                           Rusia justru berhasil dipatahkan karena
               kecepatan laju digitalisasi, yang membuat                       bank-bank Rusia berhasil lolos dari
               kenyataan itu ada di depan kita. Namun                          larangan infrastruktur penggunaan
               hal-hal lain tidak bisa dikesampingkan.                         fasilitas SWIFT.
                  Salah satunya adalah konflik serius                             SWIFT atau Society for Worldwide
               antara Rusia dan Ukraina. Terlepas                              Interbank Financial Telecommunication
               dari latarbelakang yang menyebabkan                             adalah jaringan pesan global aman
               perseteruan itu meletus dan merebak   tersebut. Hukuman tersebut   yang digunakan bank untuk melakukan
               ke hampir seluruh Eropa, dampak yang   boleh dibilang justru lebih   pembayaran lintas batas. Jaringan
               ditimbulkan oleh kisruh geopolitik   berpihak pada Rusia pada   tersebut memfasilitasi lembaga keuangan
               benar-benar tidak bisa dihindari. Dan   ujungnya. Setelah hukuman itu   untuk mentransfer uang satu sama
               itu menjadi salah satu pemicu dari   harga gas melonjak karena Rusia   lain, membantu memastikan bahwa
               gelombang perubahan lainnya di dunia.  mengancam akan menghentikan   perdagangan global berjalan dengan
                  Rusia menjadi musuh bersama      pengiriman komoditas itu ke   lancar.
               dari Eropa setelah memutuskan untuk   beberapa negara Eropa.       Apa yang terjadi di Rusia seharusnya
               menyerang Ukraina yan dianggap         Kemudian muncul blessing   bisa menginspirasi Indonesia untuk
               berpotensi membahayakan negaranya.   in disguise. Pemerintahan Putin   mempelajari kemungkinan atau
               Mirip alasan AS ketika menyerang Irak   meminta seluruh pembeli   peluang untuk memperkuat ekonomi.
               hampir dua dasawarsa lalu. Lucunya   menggunakan rubel jika ingin   Bukan dari sisi konflik apalagi dari
               AS menjadi yang terdepan dalam      kembali menerima pengiriman   sisi perang. Misalnya bagaimana
               ‘menghukum’Rusia.                   gas. Dan pada akhirnya Eropa   pemerintah mulai memikirkan untuk
                  Beragam sanksi sudah dijatuhkan   mengalah. Hukuman yang     tidak terlalu bergantung dengan mata
               atas Rusia, tetapi hal itu tidak membuat   tadinya dimaksudkan untuk   uang internasional dan memperkuat
               Negara Beruang Merah itu melemah.   membuat loyo Moskow, malah   penggunaan rupian dengan meminta
               Hukuman paling telak adalah ketika   berbalik memperkuatnya.    pembeli untuk menggunakan rupiah saat
               pemerintahan Vladimir Putin itu tidak   Bloomberg April lalu    bertransaksi komoditas sawit. Atau bisa
               diperbolehkan lagi menggunakan mata   menyampaikan ada sepuluh   juga komoditas unggulan lainnya.
               uang dollar AS dan euro dalam transaksi   perusahaan Eropa dilaporkan   Komoditas tersebut, harus diakui,
               internasionalnya.                   telah membuka rekening      adalah unggulan perdagangan Indonesia
                  Alih-alih membuat Rusia terpuruk,   di Gazprombank Rusia dan   di dunia. Jika hal itu bisa memperkuat
               hal ini jutru membuat Eropa limbung.   bersedia membayar gas dengan   nilai tukar rupiah dan pada akhirnya
               Rusia adalah Negara penghasil minyak   rubel, mata uang Rusia. Bahkan   perekonomian Indonesia, tidak ada
               bumi dan gas alam terbesar di kawasan   Rusia memberikan aturan   salahnya untuk dicoba. *


         96   Edisi 187 / 2022 / Th.XV    www.stabilitas.id
   91   92   93   94   95   96   97   98