Page 11 - Stabilitas Edisi 218 Tahun 2025_Neat
P. 11

Discussion (FGD) pada 30 Oktober
                                                                               2025 dengan melibatkan berbagai
                                                                               pihak, termasuk International Finance
                                                                               Corporation (IFC), Kementerian
                                                                               Pertanian, GAPKI, serta PT Perkebunan
                                                                               Nusantara IV (PTPN IV). Masukan dari
                                                                               para pemangku kepentingan menjadi
                                                                               fondasi penting sehingga playbook
                                                                               bersifat aplikatif, relevan, dan mampu
                                                                               menjawab tantangan nyata industri sawit
                                                                               di lapangan.
                                                                                  Pada acara peluncuran, Vice President
                                                                               of Green Energy Business Development
                                                                               PT Perkebunan Nusantara IV, Reina
                                                                               Haronima Tampubolon dan Direktur
                                                                               Keberlanjutan dan Keberperanan
                                                                               Pemangku Kepentingan Strategis
                                                                               PT Sinar Mas Agro Resources &
                                                                               Techonology Tbk, Agus Purnomo, turut
                                                                               berbagi pengalaman mengenai penerapan
                                                                               roadmap transisi ESG serta tantangan
                                 BNI Luncurkan                                 dalam proses implementasinya.
                                                                                  Ketua Kelompok Budidaya Kelapa
           ESG Advisory Playbook Pertama di Indonesia,                         Sawit Direktorat Kelapa Sawit dan Aneka
             Percepat Transformasi Hijau Industri Sawit                        Palma Direktorat Jenderal Perkebunan
                                                                               Kementerian Pertanian Togu Rudianto
                                                                               Saragih juga memaparkan arah
               T Bank Negara Indonesia      yang mempertegas dukungan manajemen   kebijakan untuk mempercepat transisi
               (Persero) Tbk atau BNI       terhadap agenda transisi keberlanjutan di   keberlanjutan di sektor sawit, sementara
          Pmempertegas posisinya sebagai    sektor strategis nasional.         Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha
          pelopor keuangan berkelanjutan dengan   Wakil Direktur Utama BNI     Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Mukti
          meluncurkan ESG Advisory Playbook   Alexandra Askandar menegaskan,   Sardjono menegaskan pentingnya
          khusus untuk sektor perkebunan kelapa   playbook ini merupakan alat   kolaborasi lintas pelaku usaha.
          sawit. Inisiatif ini menjadikan BNI   pendampingan strategis bagi pelaku   Lebih lanjut Alexandra mengatakan,
          sebagai bank pertama di Indonesia yang   industri sawit untuk memperkuat   peluncuran playbook ini bukan hanya
          menyediakan panduan komprehensif   praktik keberlanjutan mereka di tengah   bentuk dukungan sesaat, melainkan
          untuk mendampingi debitur dalam   dinamika regulasi global.          bagian dari komitmen pendampingan
          melakukan transisi hijau secara terarah,   “Advisory playbook ini merupakan   jangka panjang kepada debitur dalam
          terukur, dan sesuai standar global.  panduan bagi para pelaku usaha untuk   menghadapi perubahan lanskap industri
            Langkah strategis tersebut merespons   memulai dan meningkatkan upaya   global.
          meningkatnya tuntutan internasional   transisi sesuai strategi dan kapabilitas   “Advisory playbook ini kami
          terhadap praktik industri sawit yang   perusahaan, sehingga proses transisi   harapkan dapat menjadi panduan
          berkelanjutan, termasuk regulasi   dapat dilakukan secara lebih sistematis   praktis bagi para pelaku usaha untuk
          European Union Deforestation Regulation   dan terarah,” ujar Alexandra.   merancang dan memperkuat upaya
          (EUDR) yang berdampak langsung pada   Alexandra menambahkan, peluncuran   transisi yang selaras dengan strategi dan
          rantai pasok komoditas sawit Indonesia.   playbook ini melanjutkan keberhasilan   kapabilitas perusahaan, sehingga setiap
          Peluncuran playbook dilakukan dalam   BEST Event 2024, yang sebelumnya   pelaku usaha memiliki akses terhadap
          rangkaian BNI ESG & Sustainability   fokus pada implementasi Taksonomi   pendampingan yang relevan dan solutif
          Transition (BEST) Event 2025 bertema   Keuangan Berkelanjutan Indonesia   dalam menghadapi dinamika transisi
          ‘Driving Sustainability in Palm Oil Sector   (TKBI) bagi debitur sektor energi.   keberlanjutan,” kata Alexandra.
          with BNI’ di Menara BNI Pejompongan,   Tahun ini, BNI memperluas cakupan   Dengan hadirnya ESG Advisory
          Rabu (19/11/2025).                pendampingan ke sektor kelapa      Playbook untuk sektor kelapa sawit,
          Acara tersebut turut dihadiri oleh   sawit sebagai sektor strategis dengan   BNI semakin mengukuhkan perannya
          jajaran direksi BNI, antara lain Direktur   kontribusi besar terhadap ekonomi   sebagai lembaga keuangan yang aktif
          Utama Putrama Wahju Setyawan,     nasional.                          mendorong transformasi keberlanjutan
          Wakil Direktur Utama Alexandra       “Sebagai bank pertama di Indonesia   di sektor-sektor strategis nasional.
          Askandar, Direktur Manajemen Risiko   yang memiliki advisory playbook, hal ini   Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi
          David Pirzada, Direktur Corporate   menegaskan komitmen BNI untuk terus   nyata dalam mendukung pencapaian
          Banking Agung Prabowo, serta Direktur   menjadi mitra debitur dan mendukung   Nationally Determined Contribution
          Commercial Banking Muhammad Iqbal.   proses transisi Indonesia menuju target   (NDC) Indonesia menuju target net-zero
          Selain itu, hadir pula SEVP Bun Hendra   NDC 2060 atau lebih cepat,” jelasnya.  emission 2060 atau lebih cepat, serta
          (SEVP Credit Risk) dan Pancaran Effendi   Adapun penyusunan playbook   memperkuat daya saing industri sawit
          (SEVP Wholesale Solution & Value Chain)   dilakukan melalui Focus Group   Indonesia di pasar global. *Adv


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 218 / 2025 / Th.XXI 11
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16