Page 102 - Stabilitas Edisi 191 Tahun 2022
P. 102

KOLOM

                                        Syarif Fadilah
                                        Pemimpin Redaksi Majalah STABILITAS





                      Uang, Mahar, dan                                         pernikahan seseorang –meski dia adalah
                                                                               anak presiden, adalah sesuatu yang
                                  Moneter                                      menjadi kepentingan publik?
                                                                                  Benak publik tentu bergerak maju
                                                                               dengan pertanyaan lain, apakah bank
                                                                               sentral sudah menjadi jasa layanan untuk
                                                                               menyediakan uang dengan nomor seri
                      uatu hari anak saya yang     menghebohkan. Ketika Presiden   cantik untuk mahar pernikahan. Berarti
                      sedang bermain peran sebagai   Joko Widodo melangsungkan   semua orang nanti juga memiliki hak
                      pedagang-pembeli, bertanya   pernikahan anak bungsunya   yang sama untuk bisa memesan nomor
               Skepada saya, “Ayah, kenapa         Kaesang Pangarep. Bukan soal   seri sesuai pesanan. Atau tidak?
               dalam uang palsu ini ditulisnya ‘uang   megahnya pernikahan antara   BI memberi penjelasan bahwa uang
               mainan’ bukan ‘uang bohongan’?”     Kaesang dan Erina S Gudono   itu tidak dicetak khusus, melainkan
               Saya berpikir serius sambil berpikir   atau ribuan tamu penting yang   kebetulan ada nomor seri yang cocok
               ini pertanyaan serius atau pertanyaan   dating, melainkan pada uang   dengan momen pernikahan itu,
               selintas lalu dari seorang                      maharnya.       sehingga akhirnya dikeluarkan. BI,
               anak.                                              Kaesang      kata juru bicara lembaga itu, dapat
                  “Mungkin di uang                             memberikan mas   mengeluarkan dan mengedarkan uang
               lainnya, ditulis uang                           kawin berupa    rupiah dengan nomor seri tertentu yang
               bohongan, coba periksa                          seperangkat alat   masih tersimpan di khazanah. Tentu
               yang lain,” jawab saya                          shalat, empat   dengan mempertimbangkan momentum
               sambil mencoba membuat                          keping logam    spesial yang menjadi pusat perhatian
               dia tetap konsentrasi                           mulia terdiri dari   khalayak. “Hal itu sebagai sarana untuk
               dengan permainannya.                            10 gram, 12 gram,   memperkenalkan uang Rupiah yang
                  “Engga Ayah, semua                           20 gram dan 22   merupakan simbol kedaulatan Negara,”
               uangnya ditulis ‘uang                           gram, serta uang   jawab BI.
               mainan’”                                        tunai Rp 300       Alasan memang bisa disiapkan
                  Saya pun memeriksanya, ternyata   ribu. Uang tunai ini memiliki   dan diutarakan, namun publik nanti
               benar. “Wah kenapa ya, kok ditulisnya   nomor seri unik yang memiliki   akan menguji, apakah nanti ketika ada
               uang mainan. Oh mungkin karena ini   makna khusus. Pecahan pertama   momentum lainnya yang berasal dari
               memang khusus buat mainan.” Kini saya   dengan nomor seri KSE101222,   rakyat biasa, hal itu bisa dilakukan.
               terpaksa harus memberi jawaban serius   berupa singakatan nama   Tebakan saya tentu tidak dengan alasan
               sambil memperhatikan lembaran uang   Kaesang dan Erina serta tanggal   tidak menjadi pusat perhatian. Mungkin
               mainan yang ada di tangan saya.     pernikahan keduanya. Dua    akan beda jika itu terkait selebritas,
                  “Salah!” kata anak saya. “Kalau ditulis   pecahan lainnya dengan nomor   tokoh terkenal, atau orang kaya raya.
               uang bohongan maka si pembuatnya akan   seri ESG111296 dan KSP251294   Akan tetapi hal itu akan menjadi
               berdosa karena dia kan berbohong,”  yang merupakan singkatan nama   preseden buruk betapa kebijakan
                  Sambil melihat senyum bangga anak   dan tanggal lahir keduanya.   peredaran uang bisa dinegosiasikan
               saya karena berhasil membuat ayahnya   Keunikan nomor seri ini   dengan momentum yang terkait orang
               tidak bisa menjawab teka-tekinya, saya   tentu menjadi kontroversi di   kaya dan berpengaruh, sementara
               pun tertawa. “Betul juga,” kata saya   masyarakat. Bagaimana tidak,   rakyat hanya dipaksa untuk menonton
               dalam hati, sambil menambahkan, “kalau   bank sentral yang secara regulasi   kejadian janggal ini. Karena BI adalah
               ditulis duit bohongan, selain berdosa   harusnya independen ternyata   lembaga moneter, bukan lembaga
               percetakannya juga akan ditangkap   bisa mencetak uang sesuai   percetakan yang bisa mengeluarkan
               karena dituding sebagai pembohong.”  dengan momen pernikahan anak   uang dengan nomor seri sesuai pesanan
                  Bicara soal lembaran uang, beberapa   presiden, sesuai dengan tanggal   atau momentum yang dibilang ‘menyita
               waktu lalu juga ada hal yang sedikit   lahir kedua mempelai. Apakah   perhatian publik’.*


        102   Edisi 191 / 2022 / Th.XVIII    www.stabilitas.id
   97   98   99   100   101   102   103   104