Page 173 - Generasi Muda Reforma Agraria
P. 173
152 Generasi Muda Reforma Agraria
lestari (MYS) lokasi, yaitu sekitar 46.000.000 kg pertahun
(Mustaruddin, 2012:21).
Kelangkaan ini dipicu dengan penggunaan potas dan bom
peledak oleh oknum nelayan yang merusak terumbu karang
sebagai rumah dan tempat berkembang biak ikan. Selain
itu juga kelangkaan ini juga dapat terjadi karena lingkungan
perairan yang sudah tercemat oleh limbah pabrik dan rumah
3
tangga yang mengandung diterjen dan logam berat . Maka tak
heran jika selama lima tahun berturut mulai tahun 2009-2012
telah mengalami kelangkaan produksi ikan dari para nelayan.
4
Sampai-sampai terdapat istilah “ngaleh-ngadoh-ngilang”
pada nelayan Muncar yang menggambarkan kelangkaan
sumber daya kelautan dan perikanan.
Strategi Nelayan dalam Pengelolaan Sumber Daya
yang Langka
Dari berbagai kerusakan sumber daya kelautan dan
perikan yang menyebabkan kelangkaan ikan yang ada di
Kecamatan Muncar, nampaknya diperlukan langkah strategis
dalam upaya penanggulangannya. Penguatan kelompok
3 Menurut Poppo et.al (2006) dan Lestari dan Edward (2004)
dalam Mustaruddin (2012:21) menjelaskan diterjen diperairan
dapat menganggu respirasi dan pergerakan ikan sehingga
pertumbuhannya terhambat, sedangkan logam berat dapat
mengganggu reproduksi ikan dan menyebabkan toksin yang
berujung pada kematian.
4 Ngalih-ngadoh-ngilang merupakan Bahasa Jawa yang berarti
“pergi-menjauh-menghilang”. Istilah ini menggambarkan
bahwa ikan yang ada sudah mulai pergi menjauh terung
menghilang di lautan Selat Bali.

