Page 95 - Generasi Muda Reforma Agraria
P. 95
“JOGJA KU[DUNE ORA] DIDOL”
Tantangan Pengendalian Pemanfaatan Ruang
dan Penguasaan Tanah di Kota Yogyakarta
Ardiana Dewi Sesanti
“Jogja Berhenti Nyaman”: Gambaran Problematika
Kota Yogyakarta
ota merupakan suatu kawasan yang fungsi utamanya
Kadalah kawasan non pertanian.Biasanya ia dicirikan
sebagai pusat pemerintahan, pusat pelayanan jasa, pusat
perdagangan maupun pusat pendidikan. Kota terbentuk dari
keberagaman budaya berbagai kelompok masyarakat, serta
dipengaruhi oleh nilai, norma dan gaya hidup yang mereka
anut. Inilah yang menurut Rapoport disebut sebagai cultural
1
landscape, dimana kota diibaratkan sebagai “melting pot” yang
1 Amos Rapoport merupakan arsitek dan penggagas dari
Environment-Behavior Studies (EBS) diakses melalui http://
tocs.ulb.tu-darmstadt.de/7958022X.pdf tanggal 10/03/2016
15:3 WIB

