Page 159 - Resonansi Landreform Lokal di Karanganyar: Dinamika Pengelolaan Tanah di Desa Karanganyar
P. 159

146   Aristiono Nugroho, dkk.

            60 %, serta (3) untuk saksi dari Ketua BPD, Ketua RW, dan
            Ketua RT sebesar 20 %; Keempat, biaya hibah dan waris sama
            dengan biaya yang dikenakan pada biaya jual beli tanah untuk
            warga Desa Karanganyar (lihat point pertama); Kelima, biaya
            perubahan atau rapat minggon besarnya Rp. 20.000,- per persil
            dan berlaku untuk jual beli tanah dan hibah.
                Meskipun secara sepintas Surat Keputusan Ketua Baperdes
            Nomor 144/003/2031/I/2007 merupakan bagian dari produk
            hukum Desa Karanganyar, yang menegaskan elit Desa Karang-
            anyar sebagai pihak yang paling banyak menikmati pengelolaan
            pertanahan di Desa Karanganyar. Namun ada sisi baik yang
            hadir pada Surat Keputusan Ketua Baperdes Nomor 144/003/
            2031/I/2007, yaitu suatu ikhtiar untuk menekan peralihan tanah
            kepada pihak-pihak di luar Desa Karanganyar. Dengan usaha
            ini maka kepemilikan tanah oleh masyarakat Desa Karanganyar
            dapat dipertanahankan, sehingga mampu mempertahankan
            produksi pertanian secara keberlanjutan usaha tani masyarakat
            Desa Karanganyar.
                Ketika segenap produk hukum Desa Karanganyar yang
            mengatur dan berkaitan dengan pengelolaan pertanahan diper-
            hatikan, dapatlah dikatakan bahwa resonansi landreform lokal
            ala Desa Ngandagan di Desa Karanganyar belum terlalu memberi
            dampak yang kuat bagi masyarakat, karena lemahnya dukungan
            hukum formal lokal bagi masyarakat. Dukungan “hukum” yang
            relatif kuat datang dari adat yang dibangun oleh masyarakat.
            Adat inilah yang selalu “mengingatkan” semua pihak yang terkait
            dengan pertanahan, untuk memperhatikan manfaat pengelolaan
            pertanahan bagi masyarakat. Termasuk dalam hal ini manfaat
            landreform lokal bagi masyarakat. Manfaat landreform lokal
            bagi masyarakat, yang dapat diamati dengan mudah hanyalah
   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164