Page 227 - Penataan dan Pengelolaan Pertanahan yang Mensejahterakan Masyarakat (Hasil Penelitian Strategis PPPM STPN 2014)
P. 227

PPPM - STPN Yogyakarta                                                                                             Penataan dan Pengelolaan Pertanahan yang Mensejahterakan Masyarakat






                                                                                                                    PEnEtAPAn BEA PEROLEHAn

                                                                                                           HAK AtAS tAnAH DAn BAnGUnAn (BPHtB)

                                                                                                           BERDASARKAn UnDAnG-UnDAnG nOMOR
                                                                                                                  28 tAHUn 2009 DAn DAMPAKnYA

                                                                                                                 tERHADAP PEnDAFtARAn tAnAH

                                                                                                                       DI KABUPAtEn MAGELAnG








                                                                                                                    Priyo Katon, Sudibyanung, dan Theresia Supriyanti




                                                                                                          A.  Pendahuluan

                                                                                                          Pemerintah  memerlukan  dana  untuk  melaksanakan  tugasnya
                                                                                                          dalam  menyelenggarakan  kehidupan  berbangsa  dan  bernegara,

                                                                                                          termasuk juga untuk memenuhi program-program kerja yang ber-
                                                                                                          muara  pada  terciptanya  kemakmuran  dan  kesejahteraan  masya-
                                                                                                          rakat. Secara umum di berbagai daerah di Indonesia, sektor pajak
                                                                                                          merupakan  sumber  dana  atau  pendapatan  yang  paling  besar  di-
                                                                                                          peroleh oleh pemerintah. Hal tersebut mencerminkan bahwa pajak
                                                                                                          merupakan primadona dari pendapatan pemerintah pusat ataupun
                                                                                                          daerah. Pajak secara umum merupakan pendapatan yang diperoleh

                                                                                                          oleh  pemerintah  yang  berasal  dari  iuran  pihak  lain  yang  bersifat
                                                                                                          memaksa, dan pihak lain tersebut tidak secara langsung menerima
                                                                                                          manfaat atas iuran yang diberikan. Di era otonomi daerah dewasa
                                                                                                          ini,  ada  kewenangan  mengenai  pajak  yang  telah  dialihkan  atau
                                                                                                          diserahkan oleh pemerintah pusat kepada daerah yang dirasa sangat



            226                                                                                                                                                         227
   222   223   224   225   226   227   228   229   230   231   232