Page 74 - Analisis Pola Perubahan Penggunaan Lahan Untuk Stabilitas Swasembada Beras Di Kabupaten Sukoharjo
P. 74
Bab II. Karakteristik Daerah Penelitian 59
untuk sawah yaitu 20643 ha atau sekitar 44,73 % dari luas keseluruhan
sedangkan penggunaan tanah paling sedikit adalah hutan negara
yaitu 390 ha atau sekitar 0,85 % dari luas keseluruhan. Dengan
demikian dapat dikatakan penggunaan lahan di daerah penelitian
masih didominasi oleh lahan pertanian (sawah).
F. Kepadatan Penduduk
Penyebaran penduduk di 12 kecamatan daerah penelitian terjadi
lonjakan kepadatan penduduk pada daerah pengaruh perkotaan
(pinggiran Kota Surakarta) yaitu Kecamatan Kartasura dan
Kecamatan Grogol seperti terlihat pada Tabel 6.
Tabel 6. Jumlah dan kepadatan penduduk tahun 2015
Penduduk 2008 Penduduk 2015
No. Kecamatan Luas Jumlah Kepadatan Jumlah Kepadatan
(km )
2
(jiwa) (jiwa/km ) (jiwa) (jiwa/km )
2
2
1 Weru 41,98 66743 1590 68150 1623
2 Bulu 43,86 51600 1176 51907 1183
3 Tawangsari 39,98 58450 1462 59750 1494
4 Sukoharjo 44,58 83948 1883 87768 1969
5 Nguter 54,88 64364 1173 65182 1188
6 Bendosari 52,99 66823 1261 69378 1309
7 Polokerto 62,18 74173 1193 76353 1228
8 Mojolaban 35,54 78465 2208 83410 2347
9 Grogol 30 102307 3410 109754 3658
10 Baki 21,97 52337 2382 55875 2543
11 Gatak 19,47 48058 2468 51457 2643
12 Kartasura 19,23 90011 4681 96933 5041
Jumlah 466,66 837279 875917
Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Sukoharjo, tahun 2008/2009 dan tahun 2016
Pada Tabel 6 terlihat bahwa tahun 2015 Kecamatan Kartasura
kepadatan penduduknya paling tinggi dibandingkan dengan
kecamatan-kecamatan lain di daerah penelitian dengan kepadatan
penduduknya 5041 jiwa/km . Hal ini disebabkan tingkat
2
perkembangan kota Kabupaten Sukoharjo mengarah kedaerah utara,
sedangkan Kecamatan Bulu dengan kepadatan penduduk mencapai
1183 jiwa/km merupakan daerah dengan kepadatan terendah di
2

