Page 92 - Analisis Pola Perubahan Penggunaan Lahan Untuk Stabilitas Swasembada Beras Di Kabupaten Sukoharjo
P. 92

BAB III. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN   77



             terlihat bahwa daerah yang berwarna hijau merupakan daerah yang
             tidak  boleh diubah  penggunaan  lahannya atau daerah  penghasil
             padi yang menjadi andalan di Kabupaten Sukoharjo yaitu meliputi
             Kecamatan: Weru, Bulu, Tawangsari, Nguter, Bendosari, Polokerto,
             dan Mojolaban, kemudian  daerah  yang berwarna kuning  adalah
             daerah  boleh  diubah  penggunaan  lahannya  tapi  persyarat  karena
             masih berpotensial menjadi lumbung padi yaitu Kecamatan Baki dan
             Kecamatan Gatak, sedangkan daerah yang boleh diubah penggunaan
             lahannya untuk  keperluan pembangunan  adalah  yang  berwarna
             merah yaitu Kecamatan: Sukoharjo, Grogol, dan Kartosuro. Untuk
             lebih jelasnya zonasi lahan sesuai dengan pengelompokannya dapat
             dilihat pada Tabel 5.3 berikut.

                   Tabel 9. Luas setiap kelompok zonasi di daerah penelitian

              No.  Kecamatan   Sawah (ha)   Pengelompokan   Luas sawah (ha)
              1   Weru       2011         Tidak boleh diubah  14425
              2   Bulu       1131
              3   Tawangsari  1674
              4   Nguter     2418
              5   Bendosari  2569
              6   Polokerto  2453
              7   Mojolaban  2169
              8   Baki       1241         Diubah bersyarat  2450
              9   Gatak      1209
              10  Sukoharjo  2363         Boleh diubah      3768
              11  Grogol     934
              12  Kartasura   471
              Jumlah         20643                          20643
             Sumber: Tabel 4.2 dan Gambar 5.3

                 Luas lahan  abadi  (tidak boleh  diubah) ini  sebesar 14425 ha
             (Tabel 9) dan lahan untuk penduduk saat ini (tahun 2015) sebesar
             875917 jiwa (Tabel 6) dan limit swasembada beras pada posisi lahan
             15977,54 ha (Gambar 8).  Kesimpulan  dari  zonasi lahan  pertanian
             di Kabupaten Sukoharjo adalah bahwa kondisi lahan abadi harus
             dipertahankan pada posisi  14425  ha  (Tabel  9) untuk penduduk
             dipertahankan  sebesar 875917  jiwa,  sehingga lahan  abadi  untuk
             ketahanan  pangan  dan  swasembada beras berkelanjutan  tercapai
   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97