Page 164 - Gerakan-gerakan Agraria Transnasional
P. 164

GERAKAN AGRARIA TRANSNASIONAL

            Di luar perdebatan campesinista dan descampesinista
                 Di Amerika Tengah dan dimanapun juga, para cen-
            dikiawan dan penentu kebijakan “modernist”, mempre-
            diksikan bahwa sebagian atau secara utuh, alasan hilangnya
            kaum petani dari beberapa momen penting transnasional
            adalah: dengan bergantinya mekanisasi pertanian; lalu
            dengan datangnya paket teknologi “Revolusi Hijau”,
            pembebanan akibat program penyesuaian struktural,
            liberalisasi ekonomi dan kekalahan reforma agraria yang
            dipimpin negara (kadang disebut “counter-reform”); dan
            yang baru-baru ini adalah dengan disepakatinya perjanjian
            perdagangan bebas dan munculnya reforma agraria yang
            dipimpin pasar. Dalam banyak kasus perdebatan, nasib
            kaum petani menjadi pusat dalam masalah yang saling
            berkaitan dalam kelangsunngan perekonomian dari lahan
            mereka dan reproduksi sosial rumah tangga petani. Hal
            tersebut bukan fokus yang pantas dalam diskusi seperti
            analisis produksi kopi dan beras yang disebut di atas atau
            migrasi dan pluri-activty yang ditunjukkan di bawah ini.
            Meskipun demikian dari sudut pemahaman dari kemung-
            kinan gerakan petani, dan tentunya yang antarbangsa
            beberapa penambahan, yang perlu diperhitungkan adalah
            lebih luasnya pertimbangan politik.
                 Di Amerika Tengah, pergolakan-pergolakan yang
            penting terjadi di dua atau tiga dekade terakhir yang secara
            drastis mengubah keseimbangan kekuatan kelas disana dan
            itu berkontribusi terhadap rekomposisi kekuatan kaum elite
            dan non elite di setiap negara. Meskipun demikian kaum
            elite yang terikat dengan sejarah mereka, di beberapa kasus,



               ekspor, sehingga proporsi yang dimunculkan dalam data seba-
               gaimana diindikasi dalam tabel lebih kecil daripada jika data ekspor
               kopi dalam persentasi total ekspor itu sendiri. Data CEPAL yang
               menggunakan formula terakhir memberikan persentasi yang sedikit
               lebih tinggi (CEPAL 2006).


            150
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169