Page 218 - Gerakan-gerakan Agraria Transnasional
P. 218
GERAKAN AGRARIA TRANSNASIONAL
pada umumnya dari World Bank dan Uni Eropa (FIAN-
Via Campesina 2004), tapi itu tidak cukup membantu.
Meskipun demikian, kampanye CGAR dapat mendorong
beberapa perubahan prosedur yang berhubungan dengan
proses di IFAD dan FAO, khususnya dalam hal memperluas
‘kesempatan’ ruang politik yang bisa diduduki oleh anggota
Via Campesina dan aliansinya. Sebagai contoh, mekanisme
interface IFAD dengan masyarakat sipil biasanya
didominasi oleh IFAP dan NGO-NGO melalui non-
konflik, umumnya mekanismenya adalah “kemitraan”
100
yang tidak di politisir. Dengan masuknya kampanye glo-
bal yang dilakukan Via Campesina ke dalam ruang seperti
ini, mengakibatkan habisnya monopoli kelompok kon-
servatif secara politik dan mempolitisir proses interaksi. 101
Di Brazil, kita dapat menyebutnya “perubahan prosedur”
dengan kata lain versi MLAR yang terakhir (hanya tanah-
tanah yang tidak menjadi subjek untuk dirampas dan yang
masuk dalam kualifikasi untuk MLAR).
Namun dampak negatif bagi Via Campesina di negara
ini adalah: terjadinya perubahan prosedur, menjadi alasan
pelebaran MLAR dan terlibatnya CONTAG lebih jauh
dalam partisipasinya terhadap agenda MLAR (see, e.g.,
Vianna 2003), CONTAG memutus hubungan kesatuan
sebelumnya yang mana dia berada diwilayah oposisi ter-
hadap MLAR pada Forum Nasional untuk Reforma
Agraria. Satu dampak dari ini adalah demolisasi forum
utama pada hubungan negara saat itu, seorang peneliti
menggambarkan kejadian ini sebagai istilah “momentum
dari fragmentasi yang cepat” (Sauer 2007)
100 Untuk diskusi yang lebih umum dalam isu ini, lihat Harris (2002).
101 Dalam konteks ini, ada dinamika menarik antara gerakan-gerakan
yang terlibat dalam Via Campesina, namun tidak dapat dibahas
disini. Untuk diskusi umum yang berguna dalam tema ini yang
berkaitan dengan LSM, lihat Jordan dan van Tuijl (2000).
204

