Page 190 - Reforma Agraria (Penyelesaian Mandat Konstitusi)
P. 190

M. Nazir Salim & Westi Utami

            II/2007 dengan adanya hutan kemasyarakatan maka program ini dimak-
            sudkan dapat mengembangkan kapasitas masyarakat dan mampu
            memberikan akses kepada masyarakat setempat untuk mengelola hutan
            secara lestari sehingga mewujudkan ketersediaan lapangan kerja serta
            dimaksudkan dapat menyelesaikan permasalahan sosial dan ekonomi
            masyarakat di sekitar kawasan hutan.

                Pelaksanaan Hutan Kemasyarakatan yang telah dilaksanakan dan
            cukup berhasil salah satunya di Provinsi Lampung. Tingginya jumlah
            konflik terkait penguasaan lahan kawasan hutan di Provinsi Lampung
            serta kebergantungan masyarakat terhadap sumber daya alam yang ada
            di hutan dapat diselesaikan melalui program kehutanan masyarakat.
            Kajian yang dilakukan Sanudin, dkk (2016) menyebutkan bahwa pelak-
            sanaan hutan kemasyarakatan di Provinsi Lampung yang sudah dilak-
            sanakan selama 14 (empat belas) tahun tersebar pada 9 Kabupaten dimana
            HKm yang mereka laksanakan ada yang sudah sampai mendapatkan Izin
            Usaha Pemanfaatan HKm (IUPHKm), mendapatkan Penetapan Areal
            Kerja (PAK), maupun sedang dalam proses mengusulkan Penetapan Ar-
            eal Kerja.
                Upaya penyelesaian permasalahan penguasaan lahan pada kawasan
            hutan melalui program Hutan Sosial (Hutan Kemasyarakatan, Hutan
            Desa, Perhutanan Sosial) telah banyak dilakukan pada 15 kabupaten/kota
            di Sumatera Selatan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kehu-
            tanan Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan bahwa program Hutan
            Rakyat yang dilakukan hingga tahun 2017 mencapai cakupan luasan
            kurang lebih 4.211 Ha, sementara program Hutan Desa yang telah
            dilakukan di Sumatera Selatan ini mencapai luasan kurang lebih 54.000
            Ha (Dinas Kehutanan 2018). Program pendampingan perhutanan sosial
            yang dilakukan di Sumatera Selatan salah satunya di Ogan Komering
            Ulu melalui budidaya madu dan pendampingan pengolahan kopi. Pen-
            dampingan dan pembinaan yang dilakukan Kesatuan Pengelolaan Hutan
            (KPH) di wilayah ini cukup membantu masyarakat dalam membu-
            didayakan dan memanfaatkan hasil hutan. Skema Perhutanan Sosial ini
            cukup memberikan solusi dalam menyelesaikan permasalahan-perma-
            salahan tenurial dan pengelolaan lahan garapan kawasan hutan. Namun


              162
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195