Page 278 - Reforma Agraria (Penyelesaian Mandat Konstitusi)
P. 278
TENTANG PENULIS
M. Nazir Salim, lahir di sebuah kota kecil di Kabupaten
Kepulauan Meranti, Riau. Tahun 2003 menyelesaikan studi
strata 1 di Universitas Gadjah Mada dan tahun 2008 lulus
dari kampus yang sama untuk program Pasca Sarjana.
Sejak 2011 menjadi staf pengajar di Sekolah Tinggi Perta-
nahan Nasional, Yogyakarta, dan aktif terlibat dalam ber-
bagai penelitian dengan fokus studi Reforma Agraria. Beberapa hasil penelitian
yang terpublikasi di antaranya: Membayangkan Demokrasi, Menghadirkan
Pesta (2013), Keistimewaan Yogyakarta: Yang Diingat dan Yang Dilupakan
(2013), ‘Menjarah” Pulau Gambut: Konflik dan Ketegangan di Pulau Padang’
(2013), ‘Politik dan Kebijakan Konsesi Perkebunan Sawit di Riau’ (2013),
‘Membaca Karakteristik Dan Peta Gerakan Agraria Indonesia’ (2014),
‘Memetakan Konflik dalam Pengadaan Tanah Bandara Komodo’ (2014, Dari
Dirjen Agraria Menuju Kementerian Agraria: Perjalanan Sejarah Kelembagaan
Agraria, 1948-1965 (2015), ‘Bertani Diantara Himpitan Tambang: Belajar dari
Petani Kutai Kartanegara’ (2016), Mereka yang Dikalahkan: Perampasan Tanah
dan Resistensi Masyarakat Pulau Padang (2017), ‘Masyarakat Adat Talang
Mamak Berjuang “Menemukan” Tanahnya’ (2017), ‘Akuisisi Tanah-tanah
Rakyat: Problem HGU PT. BMS di Rejang Lebong dan Jalan Penyelesaiannya’
(2017), Jogja Memilih: Sejarah Pemilu 1951 dan 1955 di Yogyakarta (2018), ‘Refor-
ma Agraria di Kawasan Hutan Sungaitohor, Riau: Pengelolaan Perhutanan
Sosial di Wilayah Perbatasan’, (2018), ‘Padang Island: Even Only an Inch of the
Land; We Fight For It’ (2018), ‘Kebijakan Politik Reforma Agraria dan
Perhutanan Sosial: Pengelolaan Hutan Desa di Sugaitohor, Kabupaten Meranti,
Riau’ (2019). Penulis bisa dihubungi via email: azet_r@yahoo.com.
250

