Page 156 - Pembentukan Kebijakan Reforma Agraria, 2006-2007 Bunga Rampai Perdebatan
P. 156
Pembentukan Kebijakan Reforma Agraria 2006-2007
pada tahun 1992. La Via Campesina merupakan gerakan
petani internasional yang mengkoordinasikan organisasi
petani, terdiri dari produsen kecil dan medium, buruh tani,
petani tak bertanah, petani perempuan, dan masyarakat
adat. Sifatnya otonom, pluralistik dan independen dari
denominasi politik, ekonomi atau lainnya. Organisasi ini
terintegrasi dari organisasi petani nasional dan regional yang
sangat dihormati, yang berada di hampir seluruh bagian
dunia: dari Eropa hingga Asia, Amerika hingga Karibia, sam-
pai Afrika.
Permasalahan petani yang utama, seperti mendesaknya
dilaksanakan pembaruan agraria di berbagai negara terus
disuarakan. Sementara itu, gerakan pembaruan agraria terus
berjalan di negara-negara dan didukung oleh peran ormas
tani seperti di Brazil, Venezuela, Bolivia, Indonesia, Thai-
land, Filipina, India, Bangladesh, Jepang, Afrika Selatan,
dan negara lainnya. Gerakan nyata ini mendapat sambutan
yang baik, disamping aksi secara terus-menerus yang dila-
kukan oleh petani. Hal ini tak lain juga karena alternatif
yang diusulkan oleh petani di seluruh dunia memang
menyentuh masalah mendasar yang diderita rakyat. Gerakan
pembaruan agraria sejati menjadi alternatif untuk mengu-
rangi angka kemiskinan di pedesaan, seperti yang sudah
dijabarkan sebelumnya.
Kini, suara petani sudah bisa mempengaruhi kebijakan
di tingkat nasional maupun internasional. Seperti yang
dilakukan La Via Campesina dalam tuntutannya dalam
lingkup global, menekankan pentingnya pembaruan agraria
sebagai jawaban bagi kelaparan dan kemiskinan di dunia.
Dalam ICARRD (International Conference on Agrarian
109

