Page 56 - E MODUL IPA
P. 56
RANGKUMAN
1. Berdasarkan bentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi empat jenis
tulang, yaitu tulang panjang (misalnya tulang lengan atas atau
humerus), tulang pipih (misalnya tulang dada atau sternum), tulang
pendek (misalnya tulang ruas jari atau falang), dan tulang tidak
beraturan (misalnya tulang punggung atau vertebra).
2. Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Sendi dapat
dikelompokkan berdasarkan banyak sedikitnya gerakan yang mungkin
dilakukan. Sendi yang tidak dapat digerakkan disebut dengan
sinartrosis, misalnya sendi yang terdapat pada tulang tengkorak. Sendi
yang dapat digerakkan namun terbatas disebut dengan amfartrosis,
misalnya sendi antarruas tulang belakang. Sendi yang dapat digerakkan
dengan bebas disebut dengan diartrosis. Sendi diartrosis dibagi menjadi
sendi peluru, sendi engsel, sendi putar, sendi pelana, dan sendi geser.
3. Ada tiga jenis jaringan otot yang menyusun tubuh manusia, yaitu otot
rangka, otot jantung, dan otot polos.
4. Ada beberapa macam gangguan dan kelainan yang terjadi pada sistem
gerak antara lain, riketsia, osteoporosis, fraktura (patah tulang), artritis,
lordosis, kifosis, dan skoliosis.
5. Hewan yang hidup di air dapat melayang-layang di dalam air dengan
mengeluarkan sedikit energi karena adanya gaya angkat oleh air.
6. Kecenderungan hewan yang hidup di darat adalah memiliki otot dan
tulang yang kuat. Hal tersebut diperlukan untuk mengatasi inersia
(kecenderungan tubuh untuk diam) dan untuk menyimpan energi pegas
(elastisitas) untuk melakukan berbagai aktivitas.
7. Berdasarkan asal datangnya rangsangan, gerak pada tumbuhan
dibedakan menjadi tiga, yaitu gerak endonom, gerak higroskopis, dan
gerak esionom.
Ilmu Pengetahuan Alam 50