Page 58 - PEDOMAN UMUM EJAAN BAHASA INDONESIA_Classical
P. 58
Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia
Misalnya:
Hari sudah malam; anak-anak masih membaca buku.
Ayah menyelesaikan pekerjaan; Ibu menulis makalah;
Adik membaca cerita pendek.
2. Tanda titik koma dipakai pada akhir perincian yang berupa
klausa.
Misalnya:
Syarat penerimaan pegawai di lembaga ini adalah
(1) berkewarganegaraan Indonesia;
(2) berijazah sarjana S-1;
(3) berbadan sehat; dan
(4) bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Ke-
satuan Republik Indonesia.
3. Tanda titik koma dipakai untuk memisahkan bagian-ba-
gian pemerincian dalam kalimat yang sudah menggunakan
tanda koma.
Misalnya:
Ibu membeli buku, pensil, dan tinta; baju, celana, dan
kaus; pisang, apel, dan jeruk.
Agenda rapat ini meliputi
a. pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara;
b. penyusunan anggaran dasar, anggaran rumah tang-
ga, dan program kerja; dan
c. pendataan anggota, dokumentasi, dan aset organi-
sasi.
D. Tanda Titik Dua (:)
1. Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan leng-
kap yang diikuti pemerincian atau penjelasan.
45

