Page 25 - Luh Ayu Manik Mas, Pahlawan Lingkungan_Bahasa Indonesia
P. 25

Saat langit semakin gelap, semua ogoh-


               ogoh kembali ke tempat asalnya. Jalanan


               kembali lengang. Ketika Luh Ayu Manik dan


               Putu Nita sedang dalam perjalanan pulang,


               mereka kaget melihat para pemuda yang


               sebelumnya duduk-duduk di bale angklung


               tiba-tiba berhamburan lari, berteriak-teriak


               ketakutan dan meminta tolong. ”Tolong…,


               tolong,” demikian Wayan berteriak-teriak.


               ”Ada ogoh-ogoh yang bisa berjalan. Ia








                                                           24
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30