Page 142 - MODUL PELATIHAN PPI DASAR (Uji Coba)docx
P. 142

3)  Membantu penyembuhan perinium dan luka sakral pada pasien inkontinensia
                        4)  Pasien bedrest dengan perawatan paliatif

                        5)  Pasien immobilisasi dengan trauma atau operasi
                        6)  Pengukuran urine out put pada pasien kritis
                     d.  Prosedur  Pemasangan  Kateter  Urin  Menetap  Prosedur  pemasangan  urin  kateter

                        menetapdilakukan dengan tehnik aseptik, sebelum dimulai periksa semua peralatan
                        kesehatan yang dibutuhkan yang terdiri dari :

                        1)  Sarung tangan steril
                        2)  Antiseptik yang non toxic
                        3)  Swab atau cotton wool

                        4)  Handuk kertas steril (dok steril)
                        5)  Gel lubrikasi anastesi

                        6)  Katater urin sesuai ukuran
                        7)  Urine bag
                        8)  Syringe spuite dengan cairan aquabidest atau saline untuk mengisi balon kateter

                           Kateterisasi  saluran  kemih  sebaiknya  dilakukan  jika  ada  indikasi  klinis  yang
                     memerlukan tidakan spesifik penggunaan urine kateter, karena kateterisasi urine akan
                     menimbulkan dampak risiko infeksi pada saluran kemih. Penggunaan metode saluran

                     urine  sistem  tertutup  telah  terbukti  nyata  mengurangi  risiko  kejadian  infeksi.  Teknik
                     aseptik  yang  dilakukan  dengan  benar  sangat  penting  dalam  pemasangan  dan
                     perawatan  urine  kateter,  dan  kebersihan  tangan  merupakan  metode  pertahanan

                     utama terhadap risiko kontaminasi bakteri penyebab infeksi bakteri sekunder pada saat
                     pemasangan kateter.

                           Kewaspadaan standar harus dipertahankan saat kontak dengan urine dan atau
                     cairan  tubuh  lainnya.  Sistim  gravitasi  perlu  diperhatikan  dalam  sistim  drainase  dan
                     pencegahan aliran balik urine, sehingga pastikan bahwa urine bag selalu berada pada

                     posisi  lebih  rendah  dari  uretra  dengan  mengikatkannya  pada  tempat  tidur  dan tidak
                     terletak dilantai serta hindari terjadi tekukan pada saluran kateter urine.


                  3.  Bundles Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Kemih
                     a.  Pemasangan urine kateter digunakan hanya sesuai indikasi
                        Pemasangan kateter urine digunakan hanya sesuai indikasi yang sangat diperlukan

                        seperti  adanya  retensi  urine,  obstruksi kandung kemih,  tindakan  operasi  tertentu,
                        pasien bedrest, monitoring urine out put. jika masih dapat dilakukan tindakan lain

                        maka  pertimbangkan  untuk  pemakaian  kondom  atau  pemasangan  intermitten.
                        Lepaskan kateter urine sesegera mungkin jika sudah tidak sesuai indikasi lagi.
                     b.  Lakukan kebersihan tangan





                                              Modul Pelatihan PPI Dasar| RSUD Prambanan  55
   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147