Page 42 - media siap validasi_Neat
P. 42

3. Volume Cadangan Ekspirasi
                       Volume  cadangan  ekspirasi  (ERV)  /udara  suplementer  adalah  Volume
               udara tambahan yang dapat secara aktif dikeluarkan dengan mengontraksikan

               secara maksimal otot-otot ekspirasi melebihi udara yang secara normal
               Rata-rata volume = 1000 ml.
               4. Volume Residual

                       Volume residual  (RV) adalah volume udara minimal yang tertinggal di
               paru bahkan setelah ekspirasi maksimal. Memiliki rata-rata = 1200 ml. Volume
               residual tidak dapat diukur secara langsung dengan spirometer, karena volume

               udara ini tidak keluar dan masuk paru.

               Berdasarkan volumenya, terdapat beberapa jenis kapasitas paru-paru:


               Kapasitas Vital
                       Kapasitas  vital  (VC)  adalah  volume  udara  maksimal  yang  dapat
               dikeluarkan  dalam  satu  kali  bernapas  setelah  inspirasi  maksimal.  Subyek

               perrama-rama melakukan inspirasi maksimal lalu ekspirasi maksimal (VC = IRV
               + TV + ERV). Rata-rata volume = 4500 ml.



               Kapasitas Paru-paru Total
                       Kapasitas paru-paru total (TLC) adalah volume udara maksimal yang dapat
               ditampung oleh paru (TLC = VC + RV). Rata-rata volume = 5700 ml.


               Kapasitas inspirasi
                       Kapasitas inspirasi (IC) adalah volume udara maksimal yang dapat dihirup

               pada akhir ekspirasi tenang normal (IC = IRV + TV). Rata-rata volume = 3500
               ml.
               Kapasitaas Residual Fungsional


                       Kapasitas residual fungsional (FRF) adalah penambahan volume tidal dan
               volume residual dan volume cadangan expirasi. Kapasitas ini merupakan jumlah

               udara sisa dalam syistem respiratorik setelah expirasi normal FRC = ERV + RV.

               Pengukuran kapasitas paru-paru sering digunakan dalam diagnosa kondisi medis
               seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan fibrosis paru. Alat yang

               sering digunakan untuk mengukur kapasitas paru-paru adalah spirometer.








               Flipbook Sistem Pernapasan Kelas XI/Fase F                                               30
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47