Page 31 - SMP KATOLIK BELIBIS MAKASSAR
P. 31

1.  Katrol Tetap


            Katrol  tetap  adalah  satu  katrol  yang  ditambatkan  pada

      tempat tertentu sehingga posisinya tetap. Katrol ini tidak dapat

      bergerak bebas. Katrol tetap memiliki prinsip kerja yang sama

      dengan pengungkit jenis pertama, yaitu titik tumpu terletak di
      antara  titik  beban  dan  titik  kuasa.  Katrol  tetap  sering

      digunakan pada sumur timba dan tiang bendera. Tujuan katrol

      tetap  adalah  untuk  mempermudah  melakukan  usaha  dengan

      cara mengubah arah gaya, dan tidak berfungsi melipatgandakan
      besar  gaya.  Katrol  tetap  tunggal  gaya  kuasa  yang  digunakan

      untuk  menarik  beban  sama  dengan  besar  bebannya  (w  =  F)

      karena lengan kuasa dan lengan beban sama panjang. Dengan
      kata lain, keuntungan mekanis katrol tetap adalah 1.








          Berdasarkan  persamaan  tersebut  dapat  disimpulkan  tidak  diperoleh

      keuntungan mekanik. tetapi diperoleh keuntungan arah saja, yaitu mengubah

      gaya angkat menjadi gaya tarik.

      2.  Katrol Bergerak


              Katrol  bergerak  adalah  katrol  yang  tidak  dipasang  di  tempat

      yang  tetap  sehingga  dapat  dipindah-pindahkan.  Beban  digantung
      pada bagian poros atau sumbu katrol dan dihubungkan dengan tali.

      Prinsip  kerjanya  sama  dengan  pengungkit  jenis  kedua,  yaitu  titik

      beban  terletak  diantara  titik  tumpu  dan  titik  kuasa.  Pada  katrol
      bergerak gaya yang kita perlukan untuk menarik beban lebih kecil

      daripada  berat  beban  yang  kita  tarik.  Katrol  bergerak  dapat  kita

      jumpai pada alat pengangkat peti kemas di Pelabuhan. Bagaimana

      keuntungan  mekaniknya?  Keuntungan  mekanik  dari  katrol
      bergerak sama dengan dua. Pada katrol bergerak, panjang lengan

      kuasa  sama  dengan  dua  kali  panjang  lengan  beban  sehingga

      diperoleh persamaan berikut.









                                                                                                                 22
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36