Page 50 - E-module Atlas
P. 50
Suatu metode auditing atas sistem TI yang menggunakan data pengujian auditor untuk
290 Pendekatan Data Pengujian menentukan apakah program komputer klien dapat dengan benar memroses transaksi yang sah
dan tidak sah
Pendekatan Langsung Usaha untuk berpindah operasi dari sistem lama ke sistem yang baru dalam satu kali kegiatan
291
Menyeluruh implementasi ERP di seluruh perusahaan
Metode auditing transaksi yang diproses oleh TI di mana auditor menanamkan suatu modul
Pendekatan Modul Audit dalam perangkat lunak aplikasi klien untuk mengidentifikasi transaksi dengan karakteristik yang
292
Tertanam menarik minat auditor; kemudian auditor dapat menganalisis transaksi itu atas dasar real time
yang berkelanjutan, ketika transaksi klien diproses
Suatu metode untuk memilah audit dengan menempatkan jenis transaksi dan saldo akun yang
293 Pendekatan Siklus
berkaitan erat pada segmen yang sama
Penggunaan dokumentasi untuk menentukan apakah transaksi atau nilainya dicantumkan dalam
294 Penelusuran
catatan akuntansi
Menelusuri transaksi terpilih dalam seluruh sistem akuntansi untuk menentukan bahwa
295 Penelusuran (walkthrough )
pengendalian telah berjalan
Penemuan oleh auditor bahwa laporan keuangan mengandung salah saji yang material, atau
Penemuan Fakta-Fakta Lebih
296 pendapat tentang pengendalian internal atas pelaporan keuangan mungkin tidak tepat, setelah
Lanjut
diterbitkan
Pengajuan Pertanyaan Pengajuan pertanyaan untuk mendapatkan informasi tentang fakta dan perincian yang belum
297
Informasional dimiliki auditor
Pengajuan pertanyaan yang digunakan untuk menentukan apakah pihak yang diwawancarai
Pengajuan Pertanyaan
298 berbohong atau sengaja tidak mengungkapkan pengetahuan penting tentang fakta, peristiwa,
Interogatif
atau situasi
Pengajuan Pertanyaan Pengajuan pertanyaan untuk memperkuat atau menyangkal informasi yang diperoleh
299
Penilaian sebelumnya
Pengakuan Pendapatan Pengakuan pendapatan sebelum dipenuhinya persyaratan standar akuntansi untuk mencatat
300
Prematur pendapatan
301 Pengawasan (Monitoring ) Proses di mana kualitas desain pengendalian internal dan operasi dapat diakses
Proses yang melibatkan lima tahap: identifikasi masalah, pemahaman mengenai apa yang harus
Pengembangan Sistem Baru
302 dilakukan, pertimbangan berbagai alternatif solusinya, pemilihan solusi yang terbaik, dam
(New System Development )
impelementasi solusi tersebut
Pengendalian Akses (access Pengendalian yang memastikan hanya personel yang memiliki otorisasi saja yang memiliki akses
303
controls ) ke aset perusahaan
Pengendalian terhadap persediaan fisik dan biaya terkait dari titik di mana bahan baku diminta
304 Pengendalian Akuntansi Biaya
hingga titik di mana produk yang dibuat telah selesai dan ditransfer ke penyimpanan
Pengendalian yang pada tingkat proses bisnis yang biasanya diterapkan atas pemrosesan
305 Pengendalian Aplikasi transaksi, seperti penginputan, pemrosesan, dan pencetakan output dari penjualan atau
penerimaan kas
Metode yang efektif untuk mengelola volume transaksi data yang sangat tinggi melalui suatu
306 Pengendalian Batch
sistem
Berbagai peralatan, teknik, dan prosedur yang didesain untuk mengidentifikasi dan mengekspos
307 Pengendalian Deteksi
berbagai peristiwa yang tidak diinginkan yang dapat melewati pengendalian pencegahan
Berbagai pengendalian yang mencegah pengguna memasukkan nilai data tertentu melalui fitur
308 Pengendalian Inferensi
query normal
Pengendalian yang dirancang oleh suatu organisasi untuk memastikan bahwa informasi yang
309 Pengendalian Input
akan diproses oleh komputer adalah sah, akurat, dan lengkap
Proses yang dirancang untuk memberikan kepastian yang layak mengenai pencapaian tujuan
310 Pengendalian Internal manajemen dalam kategori berikut ini: (1) reliabilitas pelaporan keuangan, (2) efektivitas dan
efisiensi operasi, (3) ketaatan pada ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku
Pengendalian Internal atas Suatu penugasan atestasi di mana auditor melaporkan mengenai efektivitas pengendalian
311
Pelaporan Keuangan internal atas pelaporan keuangan
48