Page 32 - SOP MEDIA PEMBELAJARAN
P. 32

LKPD 1





                 RANCANGAN PROYEK

                 “PENGAWETAN TUMBUHAN”





                  E.   Refleksi Rancangan

                       1.   Langkah    kerja   mana    yang    menunjukkan      solusi  untuk

                            mengawetkan spesimen tumbuhan? Apa yang mendasari
                            jawabanmu?

                            Langkah kerja pengeringan spesimen (herbarium kering),

                            penyimpanan      spesimen    dalam     media    pengawet     resin
                            (bioplastik), atau perendaman spesimen dalam bahan berupa

                            larutan pengawet (herbarium basah). Pada prinsipnya langkah
                            kerja ini berupa teknik pengawetan spesimen tumbuhan, baik

                            kering maupun basah yang bertujuan untuk menghilangkan
                            atau menghambat proses penghancuran (dekomposisi) oleh

                            mikroorganisme.

                       2.   Bahan atau cara apa yang digunakan untuk mengawetkan
                            spesimen tumbuhan? Mengapa bahan atau cara tersebut

                            digunakan?

                            Pengeringan spesimen dengan cara pengepresan menggunakan
                            sasag dan koran atau buku tebal selama beberapa hari, dapat

                            juga dikeringkan dengan cara dijemur, dehidrasi di udara
                            terbuka, dioven atau menggunakan setrika dan selanjutnya

                            agar lebih awet dapat disimpan dalam media pengawet resin
                            (bioplastik).    Pengawetan       kering    dilakukan     dengan

                            mengeringkan spesimen tumbuhan hingga kadar air yang
                            sangat rendah, sehingga organisme perusak/penghancur tidak

                            bekerja. Pengawetan basah dilakukan dengan cara direndam
                            dalam bahan berupa larutan pengawet untuk menghambat

                            proses penghancuran (dekomposisi) oleh mikroorganisme.
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37