Page 44 - SOP MEDIA PEMBELAJARAN
P. 44

LKPD 2










                      2. Bagaimanakah prinsip kerja teknik pengawetan yang dipilih?

                          Teknik pengawetan bisa dilakukan dengan cara pengeringan

                          spesimen (herbarium kering), penyimpanan spesimen dalam
                          media pengawet resin (bioplastik), atau perendaman spesimen

                          dalam bahan berupa larutan pengawet (herbarium basah). Pada

                          prinsipnya teknik pengawetan spesimen tumbuhan, baik kering
                          maupun      basah    bertujuan     untuk    menghilangkan       atau

                          menghambat       proses    penghancuran      (dekomposisi)     oleh

                          mikroorganisme.




                      3. Apa fungsi alat dan bahan pengawet yang digunakan?

                          Pengeringan spesimen dengan cara pengepresan menggunakan

                          sasag dan koran atau buku tebal selama beberapa hari, dapat
                          juga dikeringkan dengan cara dijemur, dehidrasi di udara

                          terbuka, dioven atau menggunakan setrika dan selanjutnya agar

                          lebih awet dapat disimpan dalam media pengawet resin

                          (bioplastik). Pengawetan kering dilakukan dengan mengeringkan
                          spesimen tumbuhan hingga kadar air yang sangat rendah,

                          sehingga    organisme      perusak/penghancur      tidak    bekerja.

                          Pengawetan basah dilakukan dengan cara direndam dalam
                          bahan berupa larutan pengawet untuk menghambat proses

                          penghancuran (dekomposisi) oleh mikroorganisme.
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49