Page 19 - E-MODUL KESETIMBANGAN dan DINAMIKA ROTASI_YOLANDA
P. 19
Fisika Kelas XI Semester 1
Modul Elektronik
Sebelum kita membahas momen inersia benda tegar,
terlebih dahulu kita pelajari momen inersia partikel Misalnya
sebuah partikel bemassa m diberikan gaya F sehingga partikel
tersebut bergerak rotasi terhadap sumbu putarnya. Partikel
tersebut berjarak r dari sumbu rotasi. Momen inersia partikel
merupakan hasil kali antara massa partikel itu (m) dengan kuadrat
2
jarak tegak lurus dari sumbu rotasi ke partikel (r ). Secara
matematis, momen inersia partikel dirumuskan sebagai
berikut: Gambar 1.4. Momen Inersia Benda
Berotasi
2
I = m r
Keterangan :
2
I : Momen Inersia (kg m )
m : Massa Partikel (kg)
r : Jarak ke Poros (m)
Satuan dari momen inersai satuan kg.m”. Sifat utama dari momen inersia ialah massa benda (m)
dan bagaimana partikelnya terdistribusi terhadap sumbu putarnya.. Momen inersia merupaka besaran
skalar sehingga arah benda berputar tidak mempengaruhi nilainya.
Benda tegar merupakan benda yang tersusun atas beberapa partikel yang tersebar di seluruh bagian
benda tersebut. Setiap partikel memiliki massa dan jarak r dari sumbu rotasi. Sehingga momen inersia
benda tegar dapat dinyatakan dengan persamaan sebagai berikut:
2
2
2
I = m1r1 + m2r2 + m3r3 +…….
8
Fisika SMA/MA Kelas XI