Page 24 - Seni Musik Kelas VI
P. 24
1) Tangan kiri memegang ujung tiang bambu bagian depan.
2) Angklung dihadapkan ke atas bagian kiri pemain angklung.
3) Posisi siku dan pergelangan tangan kiri posisinya sejajar
dengan permukaan.
4) Posisi angklung dan tubuh pemain angklung terlihat rata
tegak lurus.
5) Posisi angklung terletak di depan pinggul kanan pemain
angklung.
6) Tangan kanan memegang tabung bagian bawah ang-
klung. Ibu jari dan jari telunjuk memegang sela ruas tiang
bawah. Jari tengah masuk ke dalam lubang tabung, kemu-
dian angklung dimainkan dengan digoyangkan naik dan
Sumber: https://bit.ly/3tvgS9v turun. Pemain angklung harus bisa mengendalikan tinggi
Gambar 1.9 Sikap bermain angklung dan rendah Ketika memainkan agar menghasilkan bunyi
yang tepat.
7) Bunyi angklung dihasilkan dari gerakan pemain yang di-
lakukan dengan benar.
2. Teknik Bermain Kentongan
Kentongan adalah alat musik yang berasal dari Banyumas, Jawa Tengah.
Awal mula kata kentongan adalah kentong. Kentong adalah alat komu-
nikasi tradisional yang digunakan orang pada zaman dahulu. Kentongan
terbuat dari bahan kayu jati atau bambu dengan diameter kurang lebih
40 cm. Fungsi alat musik kentongan digunakan untuk mengumpulkan
warga karena akan menyampaikan informasi atau keadaan darurat. Ken-
tongan biasa dilihat di pos kampling atau pos ronda.
Kentongan berbentuk tabung dengan diberi lubang berbentuk pan-
jang bagian tengahnya. Kentongan memiliki alat pemukul untuk meng-
hasilkan bunyi ketika dipukulkan pada bagian lubang. Suara yang dihasil-
kan kentongan adalah suara yang khas. Semakin besar bentuk kentongan,
maka semakin kencang pula suara yang dihasilkan. Kentongan dapat di-
mainkan secara tunggal dan lebih dari satu.
Sumber: https://bit.ly/3ZUFe8o Sumber: https://bit.ly/3FkHpZr
Gambar 1.10 Bermain kentongan tunggal Gambar 1.11 Bermain kentongan banyak
10 Seni Musik SD/MI Kelas VI