Page 30 - Pendidikan Pancasila SD Kelas V
P. 30

Jadi, dapat dikatakan bahwa sikap dan perbuatan yang dilakukan
                                               manusia harus sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam
                                               masyarakat. Sikap dan perbuatan tersebut dilakukan tidak hanya dalam
                                               hubungan pribadi saja. Namun, hal itu juga berlaku dalam hubungan
                                               dengan sesama manusia dan alam sekitar.
                                                   Contoh nilai-nilai luhur sila kedua pada Pancasila adalah sebagai berikut.


                                                      Adanya persamaan derajat serta hak asasi manusia bagi seluruh
                                                 a.   warga negara Indonesia tanpa membedakan karakteristik yang
                                                      meliputi suku, agama, ras, jenis kelamin, dan sebagainya.



                                                 b.   Sikap menghargai dan menghormati seluruh masyarakat Indonesia.





                                                 c.   Adanya sikap simpati dan empati dalam diri setiap warga negara
                                                      Indonesia.



                                                 d.   Setiap warga negara  memiliki  sikap tenggang rasa  yang tinggi
                                                      yang berkaitan dengan hak asasi orang lain.



                                               3.  Persatuan Indonesia
                                               Sebelum  kalian  memahami  lebih  dalam  mengenai  nilai-nilai  sila  ketiga
                                               Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia, bacalah cerita berikut!



                         Ayo Membaca


                  Bacalah cerita berikut dengan saksama!
                                                           Hari Kartini

                  Di sekolah Haikal akan diadakan acara memperingati Hari Kartini. Setiap siswa diminta menggunakan pakaian
                  adat dari daerahnya masing-masing. Haikal mengenakan pakaian adat Betawi. Alya mengenakan pakaian adat
                  Ambon. Diah mengenakan pakaian adat Jawa. Paula mengenakan pakaian adat Manado. Alwi mengenakan
                  pakaian adat Bali. Danum mengenakan pakaian adat Dayak. Yohan mengenakan pakaian adat Tionghoa.
                      Pada hari yang telah ditentukan, Haikal dan semua teman-temannya sudah berkumpul di sekolah dengan
                  mengenakan pakaian adat masing-masing. Setelah semuanya siap, Haikal dan teman-temannya melakukan
                  pawai budaya di lingkungan sekitar sekolah. Pawai budaya tersebut tidak hanya mengenalkan pakaian adat saja,
                  tetapi juga menampilkan budaya dari setiap suku yang ada di Indonesia.
                      Warga di lingkungan sekitar sekolah yang menyaksikan pawai budaya tersebut merasa senang dan terhibur.
                  Mereka dapat menyaksikan secara langsung budaya dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Haikal dan
                  teman-temannya senang dapat menghibur warga di lingkungan sekitar sekolah dengan pawai budaya tersebut.
                      Pawai budaya yang dilakukan Haikal dan teman-temannya menunjukkan bahwa Indonesia terdiri atas
                  beragam suku bangsa, budaya, dan agama. Perbedaan tersebut semakin memperkokoh semangat persatuan
                  dan kesatuan. Meskipun berbeda suku bangsa, budaya, dan agama, Haikal dan teman-temannya selalu bermain
                  bersama. Prinsip kebersamaan mereka adalah Berbeda itu Indah.




                16     Pendidikan Pancasila SD/MI Kelas V
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35