Page 22 - Ekonomi SMA Kelas XI Rev
P. 22
a. Pendekatan Produksi (Production Approach)
Perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan produksi di-
lakukan dengan menjumlahkan nilai tambah seluruh barang dan jasa
selama satu periode tertentu. Perhitungannya sendiri dilakukan dengan
menjumlah nilai-nilai tambah pada setiap sektor. Nilai tambah adalah
nilai produksi barang akhir yang dikurangi dengan biaya bahan mentah
saat memproduksi barang jadi. Pengurangan biaya barang setengah jadi
tersebut harus dilakukan agar tidak menimbulkan penghitungan ganda
(double counting). Nilai tambah yang dimaksud adalah selisih antara nilai
produksi (nilai output) dan nilai biaya antara (nilai input), yang terdiri
atas bahan baku dan bahan penolong yang digunakan dalam proses
produksi. Adapun rumus untuk menghitung pendapatan nasional dengan
pendekatan produksi adalah sebagai berikut.
Y = (P1 × Q1) + (P2 × Q2) + (P3 × Q3) + ... + (Pn × Qn)
Keterangan:
Y = Pendapatan nasional
P = Harga satuan produk ke-1
1
P = Harga satuan produk ke-2
2
P = Harga satuan produk ke-3
3
P = Harga satuan produk ke-n
n
Q = Jumlah produk ke-1
1
Q = Jumlah produk ke-2
2
Q = Jumlah produk ke-3
3
Q = Jumlah produk ke-n
n
Contoh Soal
Perhatikan tabel berikut!
Tabel 1.1 Tahapan produksi baju
Tahapan Produksi Harga (Rp) Jumlah
Kapas 5.000 3
Benang 10.000 2
Kain 25.000 4
Baju 40.000 6
Sumber: dokumen penerbit
Tabel di atas merupakan tabel tahapan produksi baju, mulai dari kapas
sampai menjadi barang jadi, yaitu baju. Tentukan besar pendapatan yang
diterima dan total nilai tambah!
Pembahasan
a. Berapa total pendapatan yang diterima dengan menggunakan metode
pendekatan produksi?
8 Ekonomi Kelas XI