Page 28 - Ekonomi SMA Kelas XI Rev
P. 28
Dalam perhitungan pendapatan per kapita melibatkan beberapa
komponen penting. Adapun komponen pendapatan per kapita adalah
sebagai berikut.
1. Komponen pendapatan per kapita yang pertama adalah pendapatan
nasional. Pendapatan nasional adalah nilai total output akhir suatu
negara dari semua barang dan jasa baru yang diproduksi dalam
satu tahun. Pendapatan nasional memiliki pengaruh terhadap
pendapatan per kapita. Besaran nilai pendapatan per kapita dan
pendapatan nasional sebanding. Makin tinggi pendapatan nasional
maka pendapatan per kapita akan besar. Sebaliknya, bila pendapatan
nasional menurun maka tingkat pendapatan per kapita rendah.
2. Komponen pendapatan per kapita berikutnya adalah jumlah penduduk.
Jumlah penduduk merupakan total penduduk yang menempati suatu
negara. Tingkat perbandingan pendapatan per kapita dan jumlah
penduduk berbanding terbalik. Jika total penduduk suatu negara
tinggi maka pendapatan per kapitanya makin rendah. Sebaliknya,
jika jumlah penduduk sedikit maka pendapatan per kapitanya pun
juga tinggi.
Cara menghitung besarnya pendapatan per kapita adalah dari
pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk
pada suatu negara pada tahun tersebut. Konsep pendapatan nasional yang
biasa dipakai untuk menghitung besarnya nilai pendapatan per kapita
adalah GDP dan GNP. Adapun rumusnya adalah sebagai berikut.
GDP tahun t
GDP per kapita =
Jumlah Penduduk pada tahun t
atau
GNP tahun t
GNP per kapita =
Jumlah Penduduk pada tahun t
Salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi di
suatu negara dalam suatu periode tertentu adalah data Produk Domestik
Bruto (PDB), baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga
konstan. Perhitungan pendapatan per kapita berdasarkan harga yang
berlaku hasilnya disebut pendapatan per kapita nominal, sedangkan yang
dihitung berdasarkan harga konstan hasilnya disebut pendapatan per
kapita riil. PDB atas dasar harga berlaku menggambarkan nilai tambah
barang dan jasa yang dihitung menggunakan harga yang berlaku pada
setiap tahun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan (riil) menunjuk-
kan nilai tambah barang dan jasa tersebut yang dihitung menggunakan
harga yang berlaku pada satu tahun tertentu sebagai dasar. PDB atas
dasar harga berlaku dapat digunakan untuk melihat pergeseran dan
struktur ekonomi, sedangkan harga konstan digunakan untuk mengetahui
pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun.
14 Ekonomi Kelas XI