Page 25 - Pendidikan Pancasila SD Kelas IV
P. 25
B. Makna dan Simbol Sila Pancasila
Setiap sila dalam Pancasila memiliki makna yang berbeda-beda.
Menurut pendapat kalian, bagaimana makna dari masing-masing
sila dalam Pancasila? Agar kalian dapat menerapkan sila Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari, kalian harus memahami arti dan
makna masing-masing sila dalam Pancasila. Tanpa memahami
makna setiap sila, pengamalan sila Pancasila tidak dapat diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari. Berikut pembahasan lebih dalam
mengenai arti dan makna setiap sila dalam Pancasila.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Sebelum kalian memahami lebih dalam mengenai makna sila
pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, bacalah cerita
berikut!
Ayo Membaca
Bacalah cerita berikut dengan saksama!
Pertemanan Haikal dan Paula
Haikal dan Paula berteman baik. Rumah mereka berdekatan. Setiap hari Minggu, Haikal dan Paula
biasanya bermain bersama. Akan tetapi, hari Minggu ini Haikal tidak bisa bermain bersama Paula karena
Paula diajak kedua orang tuanya untuk pergi beribadah. Haikal tidak marah dan kesal kepada Paula.
Haikal menyadari bahwa sebagai orang yang beriman, kita harus menghormati dan tidak
mengganggu ibadah dan keyakinan masing-masing. Selain itu, kita tidak boleh membeda-bedakan dan
memilih-milih teman karena perbedaan keyakinan. Negara Indonesia memiliki banyak keberagaman
suku bangsa dan agama. Keberagaman hendaknya dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan.
Ayo Kerjakan
Berdasarkan cerita berjudul Pertemanan Haikal dan Paula, jawablah pertanyaan berikut!
1. Apakah sikap Haikal menunjukkan pengamalan sila Pancasila?
2. Pengamalan sila Pancasila yang keberapa?
3. Menurut pendapat kalian, bagaimana makna sila Pancasila tersebut?
Tuliskan jawaban kalian dalam buku tugas!
Cerita pertemanan Haikal dan Paula menunjukkan kerukunan
umat beragama, yang merupakan cerminan dari sila pertama
Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Artinya, Tuhan sebagai
zat yang menciptakan segala sesuatu yang ada di bumi, sedangkan
Bab I Penerapan Nilai-Nilai Pancasila 9