Page 51 - E-MODUL IPA TERPADU
P. 51

B.  Penghematan Energi Listrik


                       Penggunaan energy listrik harus digunakan dengan bijak. Energy listrik harus dihemat

                       agar dpat digunakan  secara terus menerus. Berikut beberapa cara untuk menghemat
                       energi listrik di antaranya adalah   :



                   a)  Menggunakan  listrik  seperlunya,  misalnya  pada  saat  menghidupkan  televisi  atau

                       radio,  kita  tidak  membiarkannya  tetap  hidup  sementara  kita  sudah  tidak  menonton
                       atau mendengarkan siaran radio.

                   b)  Menggunakan lampu dengan daya yang rendah sesuai dengan kebutuhan.
                   c)  Jangan meningggalkan  alat elektronik dalam keadaan tetp menyala  (stand by) karena

                       masih dapat mengonsumsi listrik.
                   d)  Ganti lampu dengan lampu hemat energi karena lampu hemat energi menggunakan

                       energy  80%  lenih  sedikit  dan  berumur  sampai    10  kali  lipat  lebih  panjang

                       dibandingkan dengan lampu biasa.















                         Taukah kalian bahwa penggunaan lampu pijar itu lebih boros
                                                     energi?

                       Pemakaian lampu tabung (TL) lebih hemat energy dibandingkan
                      dengan penggunaan lampu pijar. Dengan pemakaian energy yang
                         sama, lampu tabng akan menyala lebih terang dubandingkan
                       lampu pijar. Hal itu disebabkan karenaenergi listrik pada lampu
                           pijar tidak hanya diubah menjadi energy cahaya. Namun,
                         sebagian diubah menjadi energy panas. Adapun pada lampu

                         tabung hamper semua energi listrik diubah menjadi energy
                          cahaya. Hanya sedikit energy listrik yang berubah menjadi

                                                  energy panas.
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56