Page 79 - Master BW_Pengantar Akuntansi untuk Perusahaan Jasa dan Dagang_ok (fix)
P. 79
menjalankan ibadah untuk mendapatkan surganya Allah SWT.
Ibadah yang dimaksud adalah sholat, zakat, pergi haji, yang dapat
kita jadikan sebagai tujuan hidup seperti yang telah disebutkan
dalam contoh di atas.
Saat ini masyarakat seringkali diperlihatkan kehidupan mewah
dari pejabat, artis atau public figure lainnya dengan adanya social
media. Hal ini menyebabkan masyarakat cenderung meniru dan
menjadikan kemewahan sebagai tujuan hidupnya. Namun sebagai
umat muslim, hendaknya kita berpijak juga pada Al-Qur’an surat
Al_Isra’ ayat 16, yaitu:
َ
َ
ا َََيَِم ا َيَنَم َ ََُ ا َ َََّ اَهِهَيُّن ارَا َ َُط يَن َ ُ َ وََ ييَاُِ َ َُاَو َ َ مَتَمَهَُ ييَاُِ ا نْ َََُ ييَاَهَُ ا َج َ مَت َ يي ِ ن َ ُنوَمَُ َ َ َُاِوَمَا
َ
َ
َ
َ
َ
Artinya: Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri,
maka Kami perintahkan kepada orang yang hidup mewah di
negeri itu (agar menaati Allah), tetapi bila mereka melakukan
kedurhakaan di dalam (negeri) itu, maka sepantasnya berlakulah
terhadapnya perkataan (hukuman Kami), kemudian Kami
binasakan sama sekali (negeri itu). (https://quran.kemenag.go.id/,
n.d.)
Juga dalam surat At-Taghabun ayat 15:
ل
َّ
ْ
َّ ِ
َّ
ِن َّ مَآ َ مْوَٰ ل كَمْ َمْوْلََّٰ َ كْك تَّنَة ٌ كٱ ْ َ ُ ْنَّلن ُ ِٓ ِ جَرْ ِ مِ مَُّ
َّ
َّ
َّ
Artinya: Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah
cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang
besar.(https://quran.kemenag.go.id/, n.d.)
Ayat di atas menjelaskan bahwa berkehidupan mewah di dunia
hanyalah sementara dan manusia juga harus mengingat kehidupan
di akhirat kelak. Sehingga menentukan tujuan hidup jangan hanya
melihat pada kehidupan mewah dari public figure yang kita lihat
tetapi juga mempertimbangkan akibatnya di akhirat kelak.
68

