Page 37 - E-MODUL_lhutfiyahNeat
P. 37

Jadi, frekuensi nada atas ke-n yaitu :



                                                              (     )
                                                     (     )             (      ) √




                        Keterangan:
                          = cepat rambat bunyi pada senar (m/s)

                          = tegangan senar (N)
                          = m/l = massa senar per satuan panjang (kg/m)

                          = massa senar (kg)

                          = panjang senar (m)


                        2.  Pipa Organa

                            Pipa organa adalah elemen penghasil suara. Pipa organa mengeluarkan nada
                        (resonansi) pada nada tertentu, ketika adanya aliran udara yang ditiupkan pada

                        tekanan tertentu. Pada alat musik tiup, misalnya seruling dan pipa organa bunyi
                        dihasilkan  dari  gelombang  berdiri  pada  kolom  udara  dalam  tabung  atau  pipa.

                        Pada  kolom  udara  tersebut,  udara  bergetar  dalam  bentuk  gelombang  berdiri
                        longitudinal.  Pipa  organa  terbagi  menjadi  dua  jenis  yaitu  pipa  organa  terbuka

                        berarti  kedua  ujungnya  terbuka  dan  pipa  organa  tertutup  berarti  salah  satu

                        ujungnya tertutup dan ujung lain terbuka.


                        1)  Pipa Organa Terbuka
                            Pipa  organa  terbuka  adalah  sebuah  kolom  udara  yang  kedua  ujung

                            penampangnya terbuka. Jika pipa ini ditiup, maka udara yang terdapat dalam

                            pipa  akan  membentuk  pola  gelombang  stasioner.  Ciri  pipa  ini  yaitu  kedua
                            ujungnya berhubungan langsung dengan udara luar dan pola gelombang yang

                            dihasilkan ditunjukkan pada gambar 2.3.












                                                             32
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42