Page 59 - E-Modul Gelombang Bunyi dan Cahaya Kelas XI IPA
P. 59
Secara umum, rumus frekuensi nada pada dawai dapat dituliskan
+ 1
= ( + 1) = ( ) √
0
2ℓ
Berdasarkan persamaan-persamaan diatas dapat disimpulkan bahwa
perbandingan frekuensi nada-nada yang dihasilkan oleh sumber bunyi
berupa dawai dengan frekuensi nada dasarnya merupakan perbandingan
bilangan bulat, atau secara matematis dapat ditulis sebagai berikut:
: : : … … . = 1: 2: : 3 … … ….
1
2
0
E. Pipa Organa
Aplikasi gelombang bunyi dapat kita temui dalam pengunaan benda
berbentuk pipa, seperti seruling dan terompet. Contoh pemakaian
gelombang berdiri longitudional adalah di pipa organa, udara dimasukkan
oleh sebuah peniup, pada suatu tekanan Gambar 6.
Gambar 6. Penampang sebuah pipa organ
Getaran dari aliran udara yang bergolak menimbulkan gelombang
berdiri dalam pipa, N dan A adalah titik simpul pergeseran dan titik perut
pergeseran. Sebuah aliran udara muncul keluar dari bukaan sempit di
pinggir permukaan horizontal dan diarahkan menuju pinggir atas bukaan,
yang dinamakan mulut pipa. Kolom udara dalam pipa dibuat bergetar, dan
ada sederet mode normal. Mulut selalu bertindak sebagai ujung terbuka;
titik simpul tekanan dan titik pergeseran. Pipa organa dibagi menjadi pipa
organa terbuka dan pipa organa tertutup.