Page 11 - Jurnal Refleksi 2.1
P. 11
Mengadaptasi cara pengajaran dan aktivitas pembelajaran agar
sesuai dengan kebutuhan murid termasuk penggunaan strategi
pengajaran yang berbeda, seperti kerja kelompok, diskusi, atau
proyek individu.
Membiarkan murid menunjukkan pemahaman mereka dengan
berbagai cara. Misalnya, murid dapat memilih untuk membuat
presentasi, menulis esai, membuat proyek kreatif, atau
melakukan demonstrasi praktis.
Menciptakan lingkungan kelas yang inklusif dan mendukung
di mana semua murid merasa aman untuk belajar dan
berpartisipasi. Ini melibatkan pengaturan fisik ruang kelas
serta menciptakan budaya kelas yang positif.
Melakukan penilaian formatif secara terus-menerus untuk
memantau kemajuan murid dan menyesuaikan strategi
pengajaran sesuai kebutuhan. Umpan balik yang diberikan
harus konstruktif dan membantu murid untuk memahami
area yang perlu ditingkatkan.
Menggunakan pengelompokan dinamis di mana murid dapat
bekerja dalam berbagai kelompok berdasarkan tugas atau
kebutuhan belajar tertentu. Pengelompokan ini dapat
berubah-ubah dan tidak bersifat tetap.
Mengajarkan murid untuk menjadi pembelajar yang mandiri
dengan mengembangkan keterampilan metakognitif. Ini
termasuk membantu murid merencanakan, memantau, dan
mengevaluasi proses belajar mereka sendiri.
Melibatkan orang tua dan komunitas dalam proses
pembelajaran untuk memberikan dukungan tambahan dan
memperkaya pengalaman belajar murid.