Page 39 - BADUNSANAK
P. 39
KELUARGA
BA. 13 BIOGRAFI
AZWIL
PAPA (GAEK) Keberhasilan tak akan datang disholatkan dengan yang menjadi
dengan sendirinya tanpa ada kerja Imam gelombang pertama adalah
PEKERJA KERAS DAN BERINTEGRITAS keras. Dari Alm. Papa, kami sangat anak beliau Andri dan gelombang
merasakan sosok seorang pekerja kedua yaitu Ketua MUI Kota Bandung
keras. Papa menamatkan pendidikan Prof. Dr. Miftah Faridh.
Sekolah Teknik. Dengan kegigihan Beliau juga mempunyai prinsip
dan dedikasi yang dimiliki, Beliau hidup yang kuat dan berintegritas.
berperan sebagai “Site Engineer” Salah satu yang dilakukan dalam
pembangunan sebuah pembangkit mempertahankan prinsip yang beliau
listrik di Daerah Garut. Sebagai Site yakini yaitu minta pensiun dini dari
engineer beliau bertanggungjawab PNS.
mulai dari perencanaan sampai
Pada waktu muda, Papa telah
pelaksanaan konstruksi. Pekerjaan
melakukan upaya apapun agar
ini hanya bisa dilakukan oleh seorang
keluarganya bisa merasakan hidup
Insinyur yang berpengalaman, tapi
nyaman. Usaha apapun, meski sulit,
beliau mampu melakukannya dan
tetap akan diupayakan Papa demi
sampai saat ini pembangkit listrik
keluarga. Kami mungkin tidak tahu
tersebut masih berfungsi. Ini
karena Papa tidak pernah mengeluh
merupakan Rahmat dari Allah yang
akan pengorbanan berat yang telah
tidak terhingga kepada beliau yang
dilakukannya serta rasa sakit yang
telah memberikan kemampuan teknis
pernah ia rasakan.
dan 'feeling teknis' yang mumpuni
Di samping mencari nafkah
(capable).
untuk keluarga, Papa juga mendidik
Begitu juga dengan pekerjaan
dan memberikan kasih sayang untuk
bangunan gedung lainnya yang
kami anak-anaknya. Dalam mendidik
beliau laksanakan, dapat selesai
kami, satu hal yang sangat keras
dengan baik. Salah satu kebanggaan
dilakukan Papa yaitu tentang Moral.
Beliau yaitu melakukan rehabilitasi
Papa sangat marah hanya ketika
Istana Presiden di Bogor.
kami pulang terlambat. Beliau juga
O h y a , s a t u l a g i k a r y a sangat konsen terhadap pergaulan
monumental beliau lainnya yang juga anaknya.
kami nikmati sampai sekarang yaitu
Dari Papa, kami belajar soal
dalam pembangunan Masjid Ad
tanggungjawab, bekerja keras, cinta
Dakwah di Jalan Sidomukti. Dan di
dan ketulusan.
masjid ini juga Almarhum Papa
73 Bagung 13 Bagung 13 74
Bagung 13