Page 17 - LKPD DIGITAL VIRUS
P. 17

Konten sains: pengetahuan konten

                     Virus mampu berkembang dalam tubuh ketika ia menemukan inang
               yang tepat untuk berkembang biak. Ada beberapa cara proses masuknya
               virus ke dalam tubuh, seperti sentuhan, percikan air liur, kontak langsung

               dengan  pengidap  infeksi  virus,  cairan  tubuh,  makanan  atau  minuman
               terkontaminasi, hingga proses persalinan.



               Konten sains: pengetahuan konten
                     Replikasi  virus  adalah  proses  virus  menginfeksi  sel  inang,

               menyuntikkan materi genetiknya ke dalam sel, dan membuat salinan dari
               dirinya sendiri. Setelah itu, virus baru akan diproduksi dalam jumlah besar

               dan dilepaskan untuk menginfeksi sel-sel lain, menyebabkan penyebaran
               infeksi dalam tubuh atau ke individu lain.


               Proses replikasi virus ada dua macam, yaitu:

               1. Daur Litik
                  Daur  litik  terjadi  jika  pertahanan  sel  inang  lebih  lemah  dibandingkan

                  dengan daya infeksi virus. Virus yang mampu bereproduksi dengan daur
                  litik  disebut  virus  virulen.  Pada  daur  litik,  sel  inang  akan  pecah  dan

                  mati,  serta  akan  terbentuk  virion-virion  baru.  Seluruh  tahapan  dalam
                  daur litik berlangsung dengan cepat.

               Tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut:

                  a. Adsorpsi

                     Virion  menempel  pada  reseptor  spesifik  sel  inang  dengan
                     menggunakan bagian serabut ekornya. Molekul reseptor ini berbeda-

                     beda untuk setiap jenis virus, ada yang berupa protein dan ada yang
                     berupa oligosakarida.
                  b.  Penetrasi

                     Ujung  serabut  ekor  membuat  lubang  untuk  menembus  dinding  dan

                     membran  sel  inang.  Selanjutnya,  virus  menginjeksikan  materi
                     genetiknya sehingga kapsid virus menjadi kosong (mati).
                  c. Sintesis dan replikasi
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22