Page 22 - E-MODUL LITERASI DIGITAL
P. 22
digital, menjaga privasi, dan waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang sering beredar
di platform ini.
Karena kemudahan akses, media sosial marak dengan informasi palsu atau hoaks. Hal ini
disebabkan oleh cepatnya penyebaran informasi tanpa verifikasi yang memadai, serta
minimnya kesadaran pengguna dalam memilah sumber yang kredibel. Selain itu, algoritma
media sosial sering kali memprioritaskan konten yang menarik perhatian, termasuk berita
sensasional, yang dapat mempercepat viralnya hoaks. Akibatnya, misinformasi dapat
mempengaruhi opini publik, menimbulkan kepanikan, atau bahkan merugikan individu maupun
kelompok tertentu. Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk menerapkan literasi digital,
memiliki kemampuan dalam bermedia digital, serta paham batasan dalam bermedia sosial di
ruang digital.
TRANSAKSI DIGITAL
Ditelisik dari data jumlah penduduk Indonesia per September
2020, sebanyak 270,20 juta jiwa (BPS, 2020) atau hampir 90% di
antaranya sudah pernah melakukan aktivitas pembelian barang
atau jasa secara daring. Angka tersebut kian menegaskan bahwa
aktivitas transaksi jual beli daring atau yang kita kenal dengan e-
commerce sungguh digemari oleh masyarakat. Apalagi di masa
pandemi COVID- 19, segala mobilitas fisik sangat dibatasi.
Sebagai penggantinya, transaksi jual beli banyak kita lakukan dari
rumah agar terhindar dari kontak langsung dengan kerumunan
maupun dari kontaminasi virus melalui benda sekitar sebab
metode pembayaran dilakukan secara nontunai (cashless).
18