Page 344 - 5f871381b4cd9c6426e115cd17c3ac43
P. 344

320 |  Kekinian Keanekaragaman Hayati Indonesia 2014

                     Mega-herbivora                  satwa pemakan tumbuh-tumbuhan yang berukuran besar
                     Migrasi                         Gerakan perpindahan hewan secara periodik dari tempat di
                                                     mana ia telah tinggal ke daerah yang baru dan kemudian
                                                     melakukan perjalanan kembali ke habitat asli.
                     Migrasi                         Pergerakan atau perpindahan jarak jauh dari satwa-satwa
                                                     yang terjadi secara periodik mengikuti suatu siklus, biasanya
                                                     siklus pergantian musim

                     Mitigasi                        Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencegah jenis invasif
                                                     yang belum masuk dan mengendalikannya setelah masuk
                                                     di kawasan Indonesia
                     Naturalisasi                    Suatu tahapan di mana suatu jenis telah mampu menyesuaikan
                                                     dirinya dengan faktor lingkungan dan terus berusaha untuk
                                                     menyempurnakan proses adaptasinya ke arah yang positif.
                     Near Threatened (Terancam)      Kategori IUCN Red list di mana suatu taksa memiliki risiko
                                                     penurunan populasi dalam jangka waktu tertentu
                     Ovovivipar                      Reproduksi yang dihasilkan dengan cara mengembangkan
                                                     telur di dalam badan induknya, tetapi embrio tidak mendapat
                                                     makanan dari induknya

                     Pencemaran                      Kontaminasi  ekosistem  alami  yang  disebabkan  adanya
                                                     kegiatan manusia

                     Post Border                     Jenis asing invasif yang sudah masuk di kawasan Indonesia
                     Pre Border                      Jenis  asing  invasif  yang  masih  berada  di  luar  kawasan
                                                     Indonesia
                     Pusat asal                      kawasan geografis tempat sifat khas suatu jenis tumbuhan,
                                                     baik yang telah didomestikasi maupun yang masih liar,
                                                     berkembang pertama kali.
                     Pusat keanekaragaman tanaman kawasan geografis yang keanekaragaman genetik tanamannya
                                                     sangat tinggi dalam kondisi in situ.
                     Reintroduksi                    Pelepasliaran kembali jenis-jenis flora dan fauna yang berasal
                                                     dari penangkaran atau pembibitan, atau dari daerah lain ke
                                                     lokasi dimana jenis-jenis tersebut tinggal sedikit atau telah
                                                     punah
                     Resiko Analisis                 Sistem yang bisa dipakai untuk memprediksi tumbuhan
                                                     yang diimpor akan menjadi invasif atau menjadi tumbuhan
                                                     bermanfaat
                     Restorasi                       Upaya untuk membangun kawasan di dalam hutan alam
                                                     yang memiliki ekosistem penting
                     Simbiosis mutualisme            interaksi  antara  dua  atau  lebih  organisme  yang  saling
                                                     menguntungkan
                     Taksonomi                       Ilmu mengenai klasifikasi makhluk hidup, mengelompokkan-
                                                     nya secara berurutan sesuai dengan derajat persamaan dan
                                                     perbedaan antara mereka, lalu memberinya nama ilmiah.
                     Tepung Sagu                     Tepung yang diolah dari pohon sagu, Metroxylon Sagu; em-
                                                     pulur batang yang lunak dipotong-potong, diperas dalam air
                                                     lalu didiamkan semalam. Air supernatant dibuang, endapan
                                                     dijemur, hingga menjadi tepung sagu.
   339   340   341   342   343   344   345   346   347   348   349